Minggu, 23 Muharram 1441 / 22 September 2019

Minggu, 23 Muharram 1441 / 22 September 2019

Christopher Rungkat Tunggu Undian AS Terbuka

Selasa 20 Agu 2019 03:03 WIB

Red: Endro Yuwanto

Petenis Christopher Rungkat berpose saat berkunjung ke Kantor Berita Antara, di Wisma Antara, Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Petenis Christopher Rungkat berpose saat berkunjung ke Kantor Berita Antara, di Wisma Antara, Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Foto: Antara/Aprillio Akbar
AS Terbuka bakal menjadi turnamen level grand slam ketiganya sepanjang tahun ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Petenis Indonesia, Christopher Rungkat, menunggu hasil undian babak utama kejuaraan US Open (AS Terbuka) 2019 pada Kamis (22/8). AS Terbuka bakal menjadi turnamen level grand slam ketiganya sepanjang tahun ini.

Sebagaimana di French Open dan Wimbledon, Christo akan bersaing dalam nomor ganda putra berpasangan dengan petenis Taiwan Hsieh Cheng-Peng. Pengalaman pada dua turnamen yang digelar di Prancis dan Inggris, itu diakui Christo jadi modal besar menyongsong US Open. Ia membidik bisa mencapai putaran ketiga.

"Hasil sebelumnya cukup baik, dan meskipun berhadapan dengan pemain kelas dunia sekali pun, kami berhasil menunjukan bahwa peluang selalu ada," kata Christo dalam keterangan, Senin (19/8). "Cukup fokus pada pertandingan dan menjadikan pengalaman sebelumnya sebagai bahan pembelajaran untuk menunjukan performa yang lebih baik lagi."

Christopher/Hsieh punya modal menyingkirkan unggulan ke-16 Austin Krajicek/Artem Sitak (Amerika Serikat/Selandia Baru) dari putaran pertama French Open pada Mei, meski kemudian langkahnya terhenti dalam putaran 32 besar.

Ketika tampil di Wimbledon, Christopher/Hsieh memberi perlawanan ketat kepada unggulan ke-14 asal Austria Oliver Marach/Juergen Melzer, meski langkahnya terhenti di putaran pertama.

Selain hasil-hasil itu, Christo mengaku ada banyak pelajaran penting dari French Open dan Wimbledon. "Jam terbang dalam bertanding, sekaligus mental dalam menghadapi reli panjang dan ketat, itu pengalaman penting," katanya. "Ada keputusan-keputusan kritis yang harus diambil dengan cepat pada momen-momen tertentu, dan itu hanya bisa dilakukan oleh mereka yang sudah terasah pengalaman di lapangan. Dan itulah level permainan di level grand slam."

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA