Jumat, 19 Safar 1441 / 18 Oktober 2019

Jumat, 19 Safar 1441 / 18 Oktober 2019

Tren Negatif Bhayangkara-PSIS Semarang Masih Berlanjut

Selasa 20 Agu 2019 21:19 WIB

Red: Bayu Hermawan

Logo Liga 1 Indonesia

Logo Liga 1 Indonesia

Foto: liga-indonesia.id
Bhayangkara dan PSIS sama-sama belum pernah menang dalam enam laga terakhir

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bhayangkara FC dan PSIS Semarang belum bisa keluar dari tren negatif. Dalam pertandingan lanjutan Liga 1 Indonesia yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/8), kedua tim bermain imbang tanpa gol.

Satu poin itu membuat Bhayangkara FC dan PSIS sama-sama belum pernah menang pada enam pertandingan terakhirnya secara beruntun di kompetisi tertinggi di Tanah Air itu. Pada pertandingan kontra PSIS, Bhayangkara tampil tanpa lima pemain andalan yaitu Muhammad Hargianto, Awan Setho, Jajang Mulyana , I Putu Gede dan Dendy Sulistyawan.

Namun, pelatih sementara Bhayangkara FC Yeyen Tumena masih memiliki sosok berkualitas mumpuni lainnya seperti Nurhidayat Haji Haris, Sani Rizki, Ilham Udin Armaiyn, Flavio Beck Junior dan Ramiro Fergonzi yang diturunkan sejak menit pertama. Sementara PSIS Semarang, yang baru menunjuk Bambang Nurdiansyah sebagai pelatih anyar, memainkan pemain terbaiknya seperti Septian David Maulana, Shohei Matsunaga dan Silvio Escobar.

Pada pertandingan itu, kedua tim sejatinya tampil menekan. Akan tetapi, disiplinnya lini pertahanan membuat Bhayangkara dan PSIS gagal menciptakan satu gol pun. Penjaga gawang kedua tim juga bermain apik dan mampu menggagalkan peluang-peluang berbahaya.

Di menit ke-24, sundulan gelandang serang PSIS Septian David Maulana ditepis kiper Bhayangkara Wahyu Tri Nugroho. Pada menit ke-68, giliran penjaga gawang PSIS Joko Ribowo menghalau sundulan tepat sasaran Ilham Udin Armaiyn. Meski terus terjadi jual beli serangan, kedudukan imbang 0-0 tetap bertahan hingga pertandingan usai.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA