Sunday, 23 Muharram 1441 / 22 September 2019

Sunday, 23 Muharram 1441 / 22 September 2019

MU Cari Suporter yang Lakukan Penghinaan Rasial ke Pogba

Selasa 20 Aug 2019 22:13 WIB

Red: Bayu Hermawan

Paul Pogba

Paul Pogba

Foto: AP Photo/Matt Dunham
Pogba menjadi sasaran hinaan suporter setelah gagal mengeksekusi penalti

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manchester United berusaha menelusuri identitas orang-orang yang melakukan ejekan rasial kepada Paul Pogba di media sosial. Gelandang Prancis itu menjadi sasaran hinaan setelah gagal mengeksekusi tendangan penalti, saat MU berhadapan dengan Wolverhampton Wanderers, Selasa (20/8) dini hari.

Baca Juga

MU mendapatkan hadiah tendangan penalti pada menit-menit akhir pertandingan, namun eksekusi Pogba bisa diselamatkan oleh kiper Rui Patricio. MU akhirnya harus puas bermain imbang 1-1 atas Wolves. Pascalaga, segelintir suporter melontarkan hinaan terhadap si pemain.

"Orang-orang yang melakukan tindakan ini tidak mewakili nilai-nilai klub besar kami dan bangga bahwa sebagian besar penggemar kami mengecam tindakan tersebut di media sosial," kata United dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters.

"Manchester United tidak memiliki toleransi terhadap segala bentuk rasialisme atau diskriminasi dan komitmen jangka panjang untuk berkampanye menentangnya melalui inisiatif #AllRedAllEqual kami," ujarnya.

"Kami akan bekerja untuk mengidentifikasi beberapa yang terlibat dalam insiden ini dan mengambil tindakan terkuat yang tersedia bagi kami. Kami juga mendorong perusahaan media sosial untuk mengambil tindakan dalam kasus-kasus ini," kata MU.

Sementara bek MU Harry Maguire menyebut pelecehan itu "menjijikkan". Maguire meminta perusahaan media sosial untuk memverifikasi akun pengguna untuk mencegah pendukung melecehkan pemain secara anonim.

"Media sosial perlu melakukan sesuatu tentang hal itu Setiap akun yang dibuka harus diverifikasi oleh paspor/SIM. Hentikan troll menyedihkan ini dengan membuat banyak akun untuk melecehkan orang," kata Maguire dalam sebuah cuitan di akun Twitter-nya.

Sementara penyerang Setan Merah, Marcus Rashford juga mengungkapkan rasa solidaritas dengan rekan setimnya. "Manchester United adalah keluarga," katanya dalam cuitan itu. "Paul Pogba adalah bagian besar dari keluarga ini. Anda menyerangnya (Pogba), Anda menyerang kita semua," ujar Rashford.

Pekan lalu pelatih Chelsea Frank Lampard juga mendesak perusahaan media sosial untuk mengambil tindakan lebih keras setelah pemainnya, Tammy Abraham menjadi sasaran pelecehan rasialisme setelah gagal mengeksekusi penalti dalam kekalahan UEFA Super Cup atas Liverpool.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA