Friday, 21 Muharram 1441 / 20 September 2019

Friday, 21 Muharram 1441 / 20 September 2019

Gregoria Anggap Kebugaran Lawan Kurang Optimal

Rabu 21 Aug 2019 06:15 WIB

Red: Endro Yuwanto

Pebulu tangkis Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mengembalikan kok kearah pebulu tangkis Thailand Busanan Ongbumrungphan pada babak kedua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Selasa (20/8/2019).

Pebulu tangkis Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mengembalikan kok kearah pebulu tangkis Thailand Busanan Ongbumrungphan pada babak kedua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Selasa (20/8/2019).

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Gregoria akan bertemu pemain asal Thailand lainnya di babak 16 besar Kejuaraan Dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, BASEL -- Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, enggan bersikap jemawa menanggapi kemenangannya atas Busanan Ongbamrungphan dalam putaran kedua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis BWF, Selasa (20/8). Ia menganggap kondisi kebugaran lawannya kurang optimal.

Gregoria menang cukup mudah 21-14, 21-10 atas pemain Thailand itu dalam pertandingan yang berlangsung sekira 30 menit di St Jakobshalle, Basel, Swiss, Selasa.

"Mainnya sudah lumayan enak karena memang sudah beberapa kali latihan di lapangan di sini," kata Gregoria ditemui selepas pertandingan. "Tadi mungkin keadaan lawan rada kurang fit, pergerakananya kurang lepas, mungkin ada sedikit masalah di kakinya, karena kurang leluasa gitu geraknya."

Busanan beberapa kali tampak tidak mampu mengejar kok hasil pukulan Gregoria sehingga membuahkan angka bagi pebulu tangkis Indonesia itu. Kemenangan atas Busanan mengantarkan Gregoria bertemu pemain Thailand lainnya di babak 16 besar, antara unggulan ketujuh Ratchanok Intanon atau Nitchaon Jindapol yang belum bertanding.

Gregoria belum pernah menang dalam catatan lima pertemuan melawan Ratchanok, termasuk terakhir kali kalah 13-21, 21-19, dan 21-15 dari pebulu tangkis peringkat enam dunia itu dalam Indonesia Open 2019. Sedangkan dengan Nitchaon Jindapol, Gregoria unggul 2-1 dalam rekor pertemuan dengan pertemuan terakhir pada kejuaraan beregu putri Piala Uber 2018.

"Untuk Ratchanok kemarin di Indonesia Open ketemu, kalahnya tiga gim. Penginnya sih besok main semaksimal mungkin, lebih bagus dari tadi. Ingin keluarkan permainan terbaik lawan dia," kata Gregoria. "Kalau dengan Jindapol terakhir ketemu tahun lalu sudah lumayan lama, jadi habis ini mau liat dia mainnya gimana dulu, mungkin besok atau nanti malam baru tahu mau gimana, yang jelas harus fight sih."

Gregoria mengaku mempunyai target pribadi lolos ke babak delapan besar pada Kejuaraan Dunia. Ia akan mencapai target tersebut jika mampu mengalahkan lawannya pada putaran tiga.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA