Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

PSSI Daftarkan 8 Stadion untuk Pencalonan Tuan Rumah PD

Kamis 22 Aug 2019 11:30 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Pekerja beraktivitas di lapangan Stadion Wibawa Mukti, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (8/8).

Pekerja beraktivitas di lapangan Stadion Wibawa Mukti, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (8/8).

Foto: Antara/Risky Andrianto
Ratu mengakui, tak semua stadion memiliki tempat latihan standar internasional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PSSI mendaftarkan delapan stadion sebagai bahan pencalonan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia (PD) U-20 2021. Stadion itu terletak di Pulau Jawa dan Bali.

Sekjen PSSI Ratu Tisha mengatakan, arena yang didaftarkan pihaknya sudah mendapat dukungan dari pemerintah daerah masing-masing provinsi dan kabupaten/kota dan pengelola masing-masing stadion.

"Delapan stadion itu adalah GBK (Jakarta), Pakansari (Bogor), Manahan (Solo), I Wayan Dipta (Gianyar, Bali), Wibawa Mukti (Kab. Bekasi), Mandala Krida (Yogyakarta), Patriot (Kota Bekasi), dan Si Jalak Harupat (Kab Bandung)," kata Ratu saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (21/8).

Dari delapan stadion yang diajukan, terdapat empat lokasi pemusatan latihan yang bisa dipakai seluruh peserta. Ratu mengakui, tak semua stadion memiliki tempat latihan.

Oleh sebab itu, Ratu berharap pendaftaran Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 dapat menjadi motivasi pemerintah daerah untuk membangun lokasi latihan yang sesuai dengan standar internasional. "Lapangan latihan internasional hanya memerlukan lapangan yang standar, toilet, dan lain-lain, itu sudah jadi investasi yang panjang. Kami sudah bertemu dengan bupati masing-masing dan menyambut baik niat PSSI," ujarnya.

Ratu juga menyatakan, pihaknya juga sudah mendapat dukungan dan garansi resmi dari pemerintah pusat dalam pencalonan tersebut. "Saya spesial mengucapkan terima kasih pada Sesmenpora yang telah membantu dengan dukungan administrasi yang sangat banyak," ujarnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA