Senin, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Senin, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Hamilton Belum Berencana Pensiun dari F1

Jumat 23 Agu 2019 19:26 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Bayu Hermawan

Pembalap Mercedes asal Inggris Lewis Hamilton

Pembalap Mercedes asal Inggris Lewis Hamilton

Foto: EPA-EFE/YOAN VALAT
Hamilton mengatakan masih banyak yang ingin dicapai dalam dunia F1.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pemuncak klasemen Formula Satu (F1), Lewis Hamilton menyatakan belum ada rencana pensiun dalam waktu dekat. Hamilton mengatakan masih banyak yang ingin dicapainya di dalam dunia olahraga balap tersebut.

Baca Juga

Hamilton kini memimpin klasemen dengan 250 poin atau selisih 62 poin dari pesaing terdekatnya Valtteri Bottas diurutan kedua. Hamilton tengah mendekati gelar keenamnya musim ini jika melihat performanya yang mendominasi sepanjang paruh musim.

"Suatu hari saya harus berhenti, tetapi saat ini saya merasa luar biasa secara fisik dan mental," kata Hamilton, dikutip dari Sky Sports, Jumat (23/8).

Oleh karena  fisik dan mentalnya yang tengah menanjak, pembalap Mercedes itu masih mempunyai ambisi meraih banyak gelar. Menurut dia, ada hal yang ingin diraihnya baik ketika di dalam lintasan maupun di luar. Komentar pembalap asli Inggris itu memberikan indikasi bahwa juara dunia lima kali tersebut akan memperpanjang kontraknya bersama Mercedes. Dia pun menyebut perjalannya bersama Mercedes musim ini sangat fenomenal.

"Saya pikir saat ini saya hanya senang melihat apa lagi yang bisa kita lakukan bersama dan apa selanjutnya," ujarnya menambahkan.

Meski menguasai paruh musim, Hamilton memprediksi di sisa musim jauh lebih sulit. Hamilton akan melakukan perbaikan agar bisa lebih kompetitif. Dia melihat Ferrari memiliki paket bagus yang bisa mengancak dominasi timnya.

Selain itu, Red Bull juga menunjukkan perubahan yang tak terduga. Mereka memberikan perlawanan sengit pada paruh musim lewat Max Verstappen. Hamilton tak ingin lengah atas kekuatan Ferrari dan Red Bull. "Saya pikir paruh musim berikutnya bisa jauh, jauh lebih sulit karena kami terus memiliki pertempuran ini," katanya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA