Tuesday, 18 Muharram 1441 / 17 September 2019

Tuesday, 18 Muharram 1441 / 17 September 2019

Pogba Masih Jadi Eksekutor Penalti MU

Sabtu 24 Aug 2019 06:50 WIB

Red: Israr Itah

Paul Pogba

Paul Pogba

Foto: AP Photo/Matt Dunham
Solskjaer dikritik karena masih mempercayai Pogba menjadi eksekutor.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Ole Gunnar Solskjaer menolak klaim Paul Pogba tak akan lagi pengambil tendangan penalti Manchester United (MU) setelah sejumlah kegagalannya menjebol gawang lawan dari titik putih. Muncul kemarahan luas menyusul kegagalan Pogba mengeksekusi penalti melawan Wolverhampton Wanderers awal pekan ini yang menyebabkan MU gagal menang.

"Saya yakin kalian akan menyaksikan kembali Paul Pogba mencetak penalti untuk Man United. Mari kita lihat ketika kami mendapatkan penalti berikutnya," kata Solskjaer, pelatih MU, Jumat (23/8).

Baca Juga

Solskjaer dikritik karena masih mempercayai Pogba menjadi eksekutor. Alhasil keempat kalinya dalam satu tahun terakhir bersama United, ia gagal mengeksekusi tendangan penalti. Padahal Marcus Rashford memperpanjang catatan sempurna mengeksekusi tendangan penalti saat menciptakan gol pembuka ke gawang Chelsea pada pekan lalu.

Rui Patricio mementahkan tendangan penalti Pogba ketika pertandingan harus berakhir 1-1. Solskjaer dikritik karena menilai tak menentukan eksekutor tetap penalti. Solskjaer bersikukuh akan melanjutkan kebijakan merancang Pogba dan Rashford sebagai pengambil tendangan penalti.

"Kami berlatih penalti dengan Marcus serta Paul masih sebagai penendang. Marcus atau Paul akan mencetak penalti berikutnya, saya yakin mereka akan (mencetak gol dari penalti). Kami memang kecewa tidak memenangkan pertandingan itu tetapi memang bicara lebih sulit ketika Anda tidak menang," tegas Solksjaer.

Setelah penalti gagal itu, Pogba jadi sasaran ejekan rasilis via daring. Solskjaer mengulangi seruan agar pengelola media sosial mengambil kebijakan lebih keras. Meski begitu Solksjaer tak mau mengajak pemain-pemainnya memboikot media sosial.

"Paul baik-baik saja, Paul memiliki karakter yang kuat dan itu membuatnya lebih kuat," kata Solskjaer.

"Media sosial adalah tempat orang bisa bersembunyi di balik identitas palsu. Bukan kuasa saya untuk mengubah hal itu tetapi ada begitu banyak Ole Gunnar Solskjaers di Twitter. Saya tahu itu bukan saya dan kita harus melakukan sesuatu untuk mengatasi ini," tegasnya.

Solksjaer memastikan MU tak akan melarang pemain-pemainnya bermedia sosial. Menurut dia, semua pihak harus menyebarluaskan kata-kata baik dan bisa memanfaatkannya untuk menyebarkan kebaikan dan harus menghentikan hinaan rasialis.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA