Sunday, 23 Muharram 1441 / 22 September 2019

Sunday, 23 Muharram 1441 / 22 September 2019

Rashford Jadi Target Serangan Rasial

Ahad 25 Aug 2019 13:02 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Andri Saubani

James McArthur (kiri) dan Marcus Rashford (kanan) berebut bola pada laga Liga Inggris di Old Trafford Stadium, Manchester, Sabtu (24/8)

James McArthur (kiri) dan Marcus Rashford (kanan) berebut bola pada laga Liga Inggris di Old Trafford Stadium, Manchester, Sabtu (24/8)

Foto: Alastair Grant/AP
Rashford gagal mengeksekusi penalti pada laga melawan Crystal Palace.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Striker Manchester United, Marcus Rashford menjadi target dalam serangan rasial di media sosial. Hal itu terjadi setelah Rashford gagal mengeksekusi penalti saat timnya dikalahkan Crystal Palace 1-2, pada Sabtu (24/8).

Sebelumnya, Paul Pogba yang dijadikan serangan rasial juga karena gagal mencetak gol dari titik putih, yang membuat MU gagal menang atas Wolves. Saat MU tertinggal 1-0 atas Palace, Rashford memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan lewat penalti, setelah McTomminay dijatuhkan di kotak terlarang. Namun, terndangannya malah membentur tiang gawang. Padahal kiper Palace saat itu sudah salah membaca arah bola.

Baca Juga

Tak lama kemudian, pesan bernada rasial pun muncul di Twitter yang ditujukan kepada striker internasional Inggris tersebut. Usai laga, manajer United Ole Gunnar Solskjaer mengkritisi atas serangan di Twitter tersebut. Padahal, ia telah bicara soal ini sebelum pertandingan dimulai.

''Kita harus menghentikan ini. Saya tak bisa berkata-kata. Kita tetap mendapatkan aksi 'tidak pada rasisme, dan mereka tetap bersembunyi di belakang identitas palsu. Itu cukup gila mengingat kita bicara ini pada 2019,'' ucap Solskjaer, dikutip dari Sky Sports, Ahad (25/8).

Selain dua penggawa MU tersebut, striker Chelsea Tammy Abraham dan pemain Reading Yakou Meite pun mendapatkan serangan rasis di Twitter.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA