Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Quartararo Jelaskan Kecelakaan Hebat di GP Inggris

Senin 26 Aug 2019 12:06 WIB

Red: Bayu Hermawan

Fabio Quartararo

Fabio Quartararo

Foto: EPA-EFE/ENRIC FONTCUBERTA
Quartararo berharap Dovizioso baik-baik saja.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembalap tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo mengakui dirinya terlalu agresif sehingga memicu kecelakaan hebat, saat seri balap GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Ahad (26/8) waktu setempat.  Quartararo juga meminta maaf karena insiden itu melibatkan Dovizioso.

Quartararo, yang start dari P4, mendapati dirinya disalip Alex Rins (Suzuki Ecstar) ketika start dan di tikungan pertama dia terjatuh. Dovizioso yang mendapati motor Quartararo di jalurnya tak bisa menghindar sehingga terpelanting ke aspal dan berakhir di gravel. Motor GP19nya pun terbakar di pinggir trek.

"Aku kehilangan grip di belakang Rins, dia sedikit memperbaiki posisi menikungnya dan aku sedikit menutup throttle. Terlalu agresif jika menyenggolnya dan aku melakukan hal yang sama," kata Quartararo seperti dikutip laman resmi MotoGP.

"Aku harap Dovi baik-baik saja. Aku baik-baik saja dan tentu aku akan kirim pesan kepadanya karena aku rasa ia mengalami kecelakaan hebat. Aku harap dia baik-baik saja, dan semoga dia bisa kembali di Misano," ujarnya.

Kedua pebalap itu telah dibawa ke Rumah Sakit Coventry untuk menjalani pemeriksaan dan dinyatakan tidak fit setelah lomba. Sementara itu tim manajer Ducati Corse Davide Tardozzi mengungkapkan Dovi tidak mengalami patah tulang walau terbentur keras.

"Andrea sekarang tidak terlalu buruk, tapi untuk alasan keamanan, dokter memutuskan untuk membawanya ke Coventry untuk menjalani pemindaian kepala karena untuk beberapa menit dia kehilangan ingatan. Dia sadar, tapi dia kehilangan ingatan. Benturannya sangat keras ," kata Tardozzi

"Kami harap setelah malam ini, setelah pemindaian itu dia boleh pulang," ucapnya.

Dovizioso kembali mengalami kesialan setelah gagal menyelesaikan lomba bukan karena kesalahannya. Sebelumnya di Catalunya, Dovi menjadi korban setelah Jorge Lorenzo (Repsol Honda) kehilangan grip depannya dan meluncur ke arah sang pebalap Ducati di awal lomba.

Dua kali gagal finis musim ini, Dovi kehilangan kesempatan untuk mengejar poin klasemen dan kini terpaut 78 poin dari Marc Marquez yang berada di puncak.


Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA