Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Timnas Basket Ikut Musim Reguler IBL

Senin 26 Agu 2019 17:52 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah

Skuat timnas basket putra berfoto bersama tim pelatih dan manajer di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro.

Skuat timnas basket putra berfoto bersama tim pelatih dan manajer di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro.

Foto: DOK ADHYN17
Penilaian menang kalah akan tetap diberlakukan bagi tim yang bertanding lawan timnas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim nasional basket 5x5 putra dipastikan akan ikut dalam kompetisi basket tertinggi di Tanah Air, Indonesian Basketball League (IBL) musim 2019/2020. Namun, timnas basket hanya akan mengikuti musim reguler. Hal ini diungkapkan Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah usai acara pertemuan IBL dengan stakeholder bola basket nasional di Hotel Fairmount, Jakarta, Senin (26/8).

Baca Juga

“Karena tujuan timnas ikut IBL ini berbeda dengan klub IBL. Timnas ikut IBL hanya untuk menambah jam terbang bagi pemainnya, mereka tidak memperebutkan gelar juara,” jelas Junas.

Untuk penilaian menang kalah akan tetap diberlakukan bagi tim yang bertanding dengan timnas. Namun saat perhitungan klasemen akhir babak reguler, posisi timnas tidak disertakan. Misalnya nanti setelah dihitung timnas berada di peringkat pertama reguler, maka otomatis peringkat kedua yang akan naik ke peringkat satu, demikian pula peringkat di bawahnya mengikuti.

Meski berisikan pemain terbaik Indonesia, namun timnas dipastikan akan mendapat perlawanan ketat dari delapan tim peserta IBL. Sebab tim IBL akan diperkuat tiga pemain asing, walaupun yang bermain di lapangan maksimal hanya dua pemain. Aturan ini dibuat agar timnas mendapatkan lawan yang kuat.

"Selain itu peningkatan jumlah pemain asing ini hasil evaluasi musim lalu. Kala itu ada dua pemain asing, tidak ada cadangannya. Saat satu pemain asing cedera, pertandingan menjadi tidak seimbang dan berlangsung kurang menarik. Dengan tiga pemain asing akan ada cadangan jika terjadi cedera," ujar dia.

Untuk aturan pemain asing menurut Junas, IBL akan mensubsidi sebesar 6.000 dolar AS untuk tiga pemain asing. Gaji maksimal satu pemain masih tetap seperti musim lalu yakni 3.000 dolar AS. Untuk tinggi badan, IBL hanya memberlakukan batas maksimal yakni 200 cm. Sehingga, IBL menyerahkan kepada IBL kebutuhan tim mereka seperti apa, menggunakan bigman semua atau kombinasi dengan small man.

Sementara itu untuk skuat timnas yang akan terlibat dalam IBL adalah materi utama SEA Games 2019 sebanyak 12 pemain. Jumlah 12 pemain utama baru akan diketahui satu pekan menjelang pelaksanaan SEA Games 2019 di Filipina.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA