Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Buntut Kerusuhan Persik Vs PSIM, PT Liga Tunggu Laporan

Selasa 03 Sep 2019 11:31 WIB

Red: Endro Yuwanto

PSIM Tumbang di Kandang. Pemain PSIM Rosy Noprihanis (kedua kanan) menembak bola ke gawang Persik Kediri saat lanjutan liga 2 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Senin (1/7/2019).

PSIM Tumbang di Kandang. Pemain PSIM Rosy Noprihanis (kedua kanan) menembak bola ke gawang Persik Kediri saat lanjutan liga 2 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Senin (1/7/2019).

Foto: Republika/ Wihdan
Kerusuhan antarsuporter justru terjadi setelah pertandingan selesai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 2 menunggu laporan resmi dari berbagai pihak. Hal ini terkait kerusuhan penonton pertandingan antara Persik Kediri melawan PSIM Yogjakarta di Stadion Brawijaya Kediri, Senin (2/9).

“Kami sangat menyesalkan insiden tersebut. Kami akan menunggu laporan resmi dari beberapa pihak (dia ntaranya pengawas pertandingan). Setelah itu baru akan ditentukan langkah berikutnya,” kata Direktur PT LIB Dirk Soplanit dalam keterangan resminya, Selasa (3/9).

Kerusuhan penonton dinilai oleh PT LIB sebagai hal yang cukup mengagetkan karena beberapa langkah antisipasi sudah dilakukan. Termasuk koordinasi antarsuporter kedua klub yang selama ini dikenal militan dalam memberikan dukungan saat bertanding.

Koordinasi, kata Dirk, berdasarkan informasi yang diterima sudah dilakukan dengan kepengurusan kedua kelompok suporter. Hanya saja, kondisi di lapangan berbeda hingga terjadi sebuah insiden.

“Perebutan posisi di klasemen sementara mulai ketat. Kami menyadari betul, hal itu membuat suporter lebih maksimal pada saat mendukung tim bertanding, termasuk dukungan pada laga tandang. Karena itu, apapun situasinya, kami mengimbau agar suporter bisa tertib dan saling menghormati. Sportivitas harus tetap dijaga,” kata Dirk menambahkan.

Persaingan di klasemen sementara Liga 2 2019 sangat ketat. Di Grup timur misalnya. Sampai dengan laga ke-13, Persik yang berhasil mengalahkan PSIM 2-0 pada pertandingan tersebut, bertengger di peringkat kedua dengan torehan 20 poin. Selisih satu poin dengan PSIM yang memuncaki klasemen sementara Grup Timur dengan raihan 21 poin.

Sebelumnya, Panitia Pelaksana Pertandingan Persik Kediri Widodo mengatakan, dari insiden tersebut ada beberapa orang yang mengalami luka. Beberapa korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri serta RS Gambiran Kediri.

"Kami belum hitung, belum cek ke rumah sakit. Tadi dari Gambiran (RSUD Gambiran Kediri) kirim empat orang, dari dokpol ke Bhayangkara (RS Bhayangkara Kediri) ada lima. Kemungkinan itu, saya kurang tahu persis kondisinya," kata Widodo.

Widodo juga menyesalkan kejadian ini. Padahal, saat pertandingan berjalan dengan tertib dan justru setelah pertandingan selesai baru berbuat rusuh. "Persikmania ngalah. Kalau stadion tidak ada yang rusak, karena ini (kejadian) setelah pertandingan selesai. Tapi sanksinya ada, kami belum tahu. Jadi, ini pertandingan selesai baru chaos," ujar dia menjelaskan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA