Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Ini 8 Kesalahan Real Madrid Menyambut Musim 2019/2020

Rabu 04 Sep 2019 11:00 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Zinedine Zidane

Zinedine Zidane

Foto: AP Photo/Pavel Golovkin
Madrid pun sudah melempem sejak laga pramusim.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Aktivitas bursa transfer musim panas Real Madrid berakhir dengan beberapa keraguan. El Real mengawali tiga laga di La Liga Spanyol dengan sekali menang dan dua kali imbang. Bahkan, Los Blancos pun melempem sejak laga pramusim, setelah hanya dua kali menang dari lima pertandingan.

Dikutip dari Marca, Rabu (4/9), Real Madrid dinilai telah melakukan delapan kesalahan selama musim panas kali ini.

1. Tidak Ada Revolusi

Real Madrid dituntut untuk bangkit dalam menjalani musim 2019/2020. Zinedine Zidane pun menginginkan hal tersebut, namun sampai saat ini belum terwujud. Madrid hanya merekrut satu pemain bintang dan itu pun belum ikut bermain karena cedera.

2. Pengeluaran Berlebihan

Los Blancos memang perlu berinvestasi besar-besaran untuk bangkit. Namun, pengeluaran sebesar 305 juta euro atau Rp 4,7 triliun itu tidak cukup mendatangkan pemain elite. Sehingga uang yang dikeluarkan tidak cukup meyakinkan.

3. Membuang Pemain dengan Harga Murah

Floretino Perez dan Zidane telah memiliki Marcos Llorente, Sergio Reguilon, Mario Hermoso, Martin Odegaard, dan Pablo Sarabia. Namun semua pergi untuk uang yang sedikit atau pun dipinjamkan.

4. Tak Merekrut Pemain yang Jadi Target Utama

Paul Pogba merupakan salah satu pemain yang sangat diinginkan Zidane. Pogba diharapkan dapat memperkuat lini tengah El Real. Namun pemain asal Prancis itu justru bertahan di Manchester United dengan tak ada alternatif lain.

5. Tak Menjual Pemain yang tidak 'Dipakai'

Gareth Bale dan James Rodriguez adalah dua pemain yang ingin dibuang Zidane, tapi masih bertahan di klub. Sekarang Zidane terpaksa harus menggunakan keduanya di skuat.

6. Skuat tak Seimbang

Dengan tak adanya gelandang tengah yang datang, Madrid menjalani musim ini dengan skuat yang tak seimbang. El Real hanya punya gelandang tengah, yaitu Luka Modric, Toni Kross, Casemiro, dan Fede Valverde.

7. Tanpa Pelapis untuk Casemiro

Casemiro jadi salah satu sosok sentral di skuat Zidane. Namun, tanpa pelapis, membuat pemain asal Brasil itu tidak memiliki waktu untuk istirahat, atau pun pengganti saat mengalami cedera.

8. Minimnya Bek Tengah

Sergio Ramos dan Raphael Varane memang telah memenangkan banyak trofi. Namun dengan lini pertahanan yang rapuh saat ini, Real Madrid menginginkan pemain tambahan. Sayangnya, tak ada pemain lagi yang masuk untuk mengisi bek tengah, selain Eder Militao.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA