Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Jika Klopp Hengkang, Gerrard Difavoritkan Latih Liverpool

Selasa 27 Aug 2019 11:14 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Bayu Hermawan

Juergen Klopp

Juergen Klopp

Foto: EPA-EFE/SEDAT SUNA
Klopp mengisyaratkan dirinya tak memperpanjang kontrak bersama Liverpool.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Juergen Klopp mempertimbangkan tidak memperpanjang kontraknya bersama Liverpool. Kontrak pelatih asal Jerman itu di Anfield akan berakhir pada 2022 mendatang.

Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengisyaratkan ia akan meninggalkan klub pada akhir kontraknya saat ini. Eks pelatih Borussia Dortmund ini pertama kali bergabung dengan Liverpool pada 2015 dan saat ini dikontrak oleh klub hingga 2022.

Adapun, pemilik Liverpool, Fenway Sports Group, ingin mengikat Klopp ke kesepakatan baru, tetapi pelatih asal Jerman itu menyayakan dirinya akan beristirahat sejenak dari sepak bola ketika kontraknya berakhir dalam waktu tiga tahun.

"Jika saya memutuskan sendiri bahwa saya tidak bisa melanjutkan lagi, saya akan mengambil istirahat dan pada tahun itu saya harus membuat keputusan yang pasti atas karier saya," kata Klopp dilansir Sky Sport, Selasa (27/8).

Sementara itu, mantan kapten Liverpool Steven Gerrard disebut-sebut sebagai pengganti potensial bagi Klopp, seandainya ia hengkang pada 2022. Gerrard telah membimbing Glasgow Rangers meraih tiga kemenangan beruntun pada awal musim baru Liga Skotlandia dan rekan setimnya di Liverpool Jerzy Dudek berharap melihat Gerrard kembali ke Anfield.

"Semua orang tahu bahwa cepat atau lambat kapten hebat (Gerrard) akan kembali. Ia bakal jadi kandidat terkuat untuk menggantikan Klopp di Anfield," kata Dudek.

Bagi Dudek, Gerrard merupakan sosok yang sangat cocok untuk memimpin ruang ganti the Kupites. Terlebih kedekatannya terhadap para pendukung klub tentu dapat menyuntikan energi positif kepada para pemain.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA