Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

BJ Habibie Sang Pembakar Semangat Timnas di SEA Games 1999

Rabu 11 Sep 2019 21:38 WIB

Red: Bayu Hermawan

BJ Habibie

BJ Habibie

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Mantan pemain timnas Indonesia mengatakan BJ Habibie membakar semangat skuat Garuda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Duka cita atas wafatnya Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie dirasakan seluruh masyarakat Indonesia. Mantan pemain timnas Indonesia Aji Santoso mengungkapkan kenangannya terhadap BJ Habibie saat SEA Games 1999 di Brunei Darussalam.

Baca Juga

Aji mengatakan, BJ Habibie adalah sosok pembakar semangat tim Garuda saat berlaga di SEA Games 1999. Ia mengungkapkan, kata-kata bijak dari Habibie merasuk ke sanubari para pemain saat pelepasan tim di Istana Merdeka.

"Beliau mengatakan kepada kami, 'Kalian adalah pahlawan-pahlawan bangsa. Kumandangkanlah lagu Indonesia Raya di negeri orang. Jaga marwah Bangsa Indonesia dan jaga lambang Garuda kita'," ujarnya.

Pria yang kini melatih klub Liga 2 Indonesia 2019 PSIM Yogyakarta itu pun mengaku sulit melupakan momen tersebut. Habibie, menurut Aji adalah salah satu putra terbaik bangsa. Kepergiannya menghadap Tuhan Yang Maha Esa merupakan kehilangan besar bagi Indonesia.

"Semoga beliau husnul khotimah," ucapnya

Penilaian senada juga diutarakan rekan Aji di timnas SEA Games 1999, Andrian Mardiansyah. Menurut Andrian, dalam pelepasan atlet, Habibie sempat meminta timnas sepak bola Indonesia untuk merebut medali emas. Akan tetapi keinginan itu tidak terwujud setelah Indonesia hanya mendapatkan medali perunggu.

"Beliau meminta kami untuk menjadi pahlawan olahraga dan sebisa mungkin merebut emas. Akan tetapi, kami hanya mampu mendapatkan perunggu," kata Andrian.

Gelandang yang membuat satu gol di SEA Games 1999 tersebut menganggap Habibie merupakan sosok besar, bukan hanya di Indonesia tetapi juga di luar negeri khususnya di Jerman. "Pak Habibie itu orang pintar, sulit mencari yang seperti dia di Indonesia. Dia sangat dihargai bahkan di Jerman. Pak Habibie bukan orang sembarangan," kata Andrian.

Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia dalam usia 83 tahun pada pukul 18.05 WIB di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/9). Putra Habibie, Thareq Kemal Habibie, menyebut bahwa Wakil Presiden ketujuh Republik Indonesia itu wafat karena faktor usia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA