Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Atlet-Atlet PBSI Siap Penuhi Target Indonesia Masters 2019

Kamis 12 Sep 2019 06:30 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Jumpa pers Yuzu Indonesia Masters 2019.

Jumpa pers Yuzu Indonesia Masters 2019.

Foto: Dok. Megapro
Turnamen ini memperebutkan akan digelar di Malang 1-6 Oktober 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasukan Tanah Air siap memaksimallan ajang Yuzu Indonesia Masters 2019 yang merupakan bagian dari rangkaian turnamen BWF World Tour Super 100 segera digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Ken Arok, Malang, Jawa Timur pada 1 hingga 6 Oktober 2019. 

Ajang yang masuk dalam Grade 2 level 6 dalam tur Dunia BWF ini termasuk tiga besar turmanen elite yang diselenggarakan di Tanah Air setelah Daihatsu Indonesia Masters dan Blibli Indonesia Open tahun ini. 

Dalam turnamen ini, 302 pebulu tangkis dari 15 negara yang terdaftar akan bertarung. Skuat Indonesia lainnya akan berkompetisi dengan atlet-atlet dari Cina, Jepang, Thailand, India dan masih banyak lagi. Banyaknya keikusertaan para pebulutangkis dunia di ajang ini tak lepas dari keinginan mereka untuk mengumpulkan poin jelang Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat PBSI Susy Susanti menargetkan dua gelar juara dalam turnamen Yuzu Indonesia Masters 2019. "Satu dari sektor ganda putra dan satu lagi bisa dari sektor mana saja. Atau bahkan mungkin bisa lebih baik lagi dari dua gelar juara itu,” kata Susy dalam jumpa pers di SCBD, Rabu (11/9).

Berkaca dari Indonesia Masters 2018 lalu, sambung dia, Indonesia berhasil memenangkan dua gelar juara, yaitu dipersembahkan oleh Ihsan Maulana Mustofa pada nomor tunggal putra dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari pada nomor ganda campuran.

“Kali ini, peluang terbesar Indonesia untuk meraih gelar juara itu ada di sektor ganda putra, yakni dari pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang menjadi unggulan pertama dan Berry Angriawan/Hardianto yang merupakan unggulan kedua,” ujar Susy.

Menurut dia, dengan posisi Fajar/Rian dan Berry/Hardianto sebagai unggulan pertama dan unggulan kedua, maka kedua pasangan itu berpeluang besar untuk bertemu pada partai final turnamen bulu tangkis level Super 100 tersebut.

Ketua Umum PP PBSI Wiranto menyebut meskipun berada di level super 100, Indonesia Master 2019 ini merupakan salah satu turnamen yang poinnya masuk ke dalam rangkaian HSBC BWF World Tour.

Dengan demikian, poin yang diraih pebulutangkis dalam Indonesia Masters akan diperhitungkan ke dalam rangkaian HSBC BWF World Tour Final yang akan berlangsung di Shanghai bulan Desember mendatang.

“Ini adalah kesempatan terbaik bagi para atlet Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami berharap para atlet bisa tampil maksimal, mempunyai daya juang yang tinggi dan dapat meraih prestasi yang maksimal di kejuaaran ini,” tegas Wiranto.

Walikota Malang Sutiaji mengatakan, Kota Apel siap menyambut kedatangan para bulutangkis dunia untuk merebut gelar juara dan hadiah senilai miliaran rupiah.

”Selamat datang di Kota kebanggaan kami, Kota Malang, kami ucapkan kepada seluruh atlet, pelatih, official dari berbagai negara. Kami sudah mempersiapkan sebaik-baiknya, semoga selama enam hari nanti para atlet dapat bertanding dengan sportif dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” kata Sutiaji.

Sebagai sponsor utama dalam turnamen ini, Yuzu berharap Indonesia Masters bisa menjadi ajang yang meningkatkan kemampuan para pebulu tangkis muda.

"Kami menyemangati para atlet muda untuk pantang menyerah dalam memperjuangkan nama bangsa di dunia bulutangkis sampai kancah internasional. Mari meraih prestasi bersama Yuzu Isotonic” ujar Head of Marketing Yuzu, Ricky Tjitrahardja.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA