Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Rahmad Darmawan tak Ambil Pusing Soal Timnas

Ahad 15 Sep 2019 10:00 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Ani Nursalikah

Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan.

Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan.

Foto: Yogi Ardhi/Republika
RD mengakui sedang menikmati waktunya sebagai pelatih Tira Persikabo.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pelatih Tira Persikabo, Rahmad Darmawan digadang-gadang menjadi pelatih timnas senior Indonesia. Penunjukannya ramai di media sosial usai penampilan kurang bagus timnas saat kualifikasi Piala Dunia 2020 pekan lalu.

RD, sapaan Rahmad Darmawan, terkejut atas isu tersebut. Menurutnya, dia hanya akan berkomitmen pada Tira Persikabo yang sampai saat ini masih menggunakan jasanya.

"Tira Persikabo yang bisa memerintahkan saya untuk tinggal atau pergi, jadi itu saja. Saya sampaikan, saya sekarang milik Tira Persikabo, jadi silakan manajemen Tira Persikabo," kata RD, Sabtu (14/9).

Dia menyebut, pelatih timnas, Simon McMenemy harusnya mendapat kesempatan lebih. Dia menilai, pelatih berkebangsaan Inggris itu masih layak memimpin timnas.

"Tapi saya kalau kasih saran coach Simon masih layak diberi kesempatan. Dia akan membuat evaluasi bagaimana dan kenapa dan sebagainya. Dia pelatih berpengalaman," katanya.

Sayangnya, RD enggan berkomentar banyak soal penampilan timnas. Menurutnya, sebagai pelatih profesional, dia hanya bisa memberi dukungan tanpa menimbulkan pendapat yang bisa menjadi polemik.

Dia juga enggan menjawab lebih jauh jika PSSI benar-benar menunjuknya sebagai pelatih timnas. Dia mengakui sedang menikmati waktunya sebagai pelatih Tira Persikabo.

"Saya support apa pun keputusan dari manajemen atas apa pun keputusan terhadap saya karena saya juga nyaman disini. Saya bisa kerja dan mereka sangat mempercayai saya sejauh ini. Tidak ada hal yang negatif terjadi, semua berjalan," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA