Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Tira Persikabo Minta Maaf Atas Penyerangan Bus Persib

Ahad 15 Sep 2019 19:06 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi & Hartifiany Praisra/ Red: Bayu Hermawan

Pelatih Persib Bandung Roberts Rene Albert melihat lubang di jendela bus setelah bus yang ditumpanginya dilempar batu, Sabtu (14/9l.

Pelatih Persib Bandung Roberts Rene Albert melihat lubang di jendela bus setelah bus yang ditumpanginya dilempar batu, Sabtu (14/9l.

Foto: Instagram Persib Official
PS Tira Persikabo mendukung pihak kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bus yang membawa pemain dan ofisial Persib Bandung diserang sekelompok orang tak dikenal, usai pertandingan melawan PS Tira Persikabo di Stadion Pekansari, Bogor, Sabtu (14/9) malam kemarin. Atas insisden tersebut, PS Tira Persikabo menyampaikan permintaan maaf ke Persib Bandung.

"Atas nama keluarga besar Tira Persikabo, kami meminta maaf kepada tim Persib yang mengalami penyerangan bus oleh orang yang tidak dikenal. Kami meminta maaf atas kejadian itu, karena kenyamanan para pemain Persib terganggu dan ada yang terluka," ujar Direksi PS Tira Persikabo, Rhendie Arindra dalam keterangan tertulis, Ahad (15/9).

Bus tim Persib Bandung dilempari batu oleh sekelompok massa usai pertandingan melawan PS Tira Persikabo. Akibat penyerangan itu, dua pemain Persib, yakni Omid Nazari dan Febri Hariyadi, mengalami luka di bagian pelipis.

Baca Juga

photo
Kepala Gelandang Persib Bandung Omid Nazari dibebat setelah bus yang ditumpanginya dilempar batu, Sabtu (14/9l.



Rhendie mengaku kaget mendengar kabar yang menimpa para pemain Persib. Padahal, kata dia, sepanjang laga berlangsung hingga suporter kembali meninggalkan stadion, tidak terjadi apa-apa antara kedua kubu suporter yang mendukung jagoan masing-masing itu.

"Di luar stadion sampai ke kandang roda dan jalan Pemda, suporter kami dan suporter Persib berjalan beriringan dan tidak ada kejadian apapun," ucapnya.

Dia menilai, oknum yang melakukan penyerangan kemungkinan besar bukan bagian dari suporter yang menonton laga antara Tira Persikabo melawan Persib malam itu. "Kemungkinan besar ada oknum yang mungkin juga bukan suporter mengingat wilayah kejadian yang jauh dari stadion dan diluar area Panpel (panitia pelaksana)," ujarnya.

Terlepas dari semua itu, Rhendie menegaskan akan menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan evaluasi internal Tira Persikabo. Dia pun mendukung pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab tersebut.

"Kami berharap Pihak Kepolisian melakukan pengusutan kejadian tadi malam yang menimpa bus Persib. Sekali lagi atas nama keluarga besar Tira Persikabo kami meminta maaf kepada tim Persib," tegasnya.

photo
Awak bus Persib Bandung menunjukkan batu yang dilempar ke dalam bus yang ditumpanginya, Sabtu (14/9l.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA