Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Marquez Jadi yang Tercepat di GP San Marino

Ahad 15 Sep 2019 20:41 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Bayu Hermawan

Marc Marquez

Marc Marquez

Foto: EPA-EFE/Filip Singer
Marc Marquez menjadi juara di GP San Marino pada Ahad (15/9).

REPUBLIKA.CO.ID, MISANO -- Pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez menjadi juara GP San Marino di Sirkuit Misano World Circuit Marco Simoncelli, Ahad (15/9). Marquez harus menunggu hingga lap terakhir untuk bisa menaklukkan pembalap Yamaha, Fabio Quartararo yang menempati posisi terdepan sejak awal balapan.

Marquez terlibat persaingan sengit dengan Quartararo sejak balapan dimulai. Quartararo yang memulai start dengan baik mampu melakukan pertahanan bagus dari tekanan Marquez. Quartararo berhasil menyalip Maverick Vinales yang merebut pole position dan Esparago pada posisi kedua.

Sementara Marquez yang memulai balapan dari posisi kelima juga mengawali balapan dengan baik. Sepanjang perlombaan hanya Marquez dan Quartararo yang bersaing ketat memperebutkan podium tertinggi.

Pertarungan sengit terjadi ketika memasuki jalur lurus lap terakhir, Marquez berhasil menyalip Quartararo. Tak lama kemudian, Quartararo kembali merebut posisi terdepan dari Marquez. Marquez kemudian kembali merebut posisi terdepan.

Usaha Quartararo meraih gelar perdananya musim ini pupus ketika kecepatan Marquez sulit dikejar hingga garis finis. Kemenangan Marquez di Misano semakin memperlebar jarak dengan Dovizioso sebagai pesaing terdekatnya di klasemen.

Marquez berhasil membayar kegagalannya pada dua balapan sebelumnya yaitu di Red Bull Ring dan Silverstone. Pada dua balapan tersebut, Marquez dikalahkan Dovi dan Alex Rins jelang menyentuh garis finis.

Marquez tak mampu menyembunyikan kegembiraanya atas kemenangan di Misano. Itu tak lepas dari persaingan ketat sepanjang balapan dengan Quartararo. Berkat kesabarannya, pembalap asal Spanyol itu berhasil merebut podium tertinggi pada lap terakhir.

"Saya akan mencoba pada lap terakhir. Senang menang di Italia," kata Marquez usai balapan.

Quartararo mengklaim telah mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk meraih podium tertinggi. Namun, dia menilai Marquez tampil lebih baik. Kendati demikian, Quartararo menegaskan sudah melakukan perlawanan dengan maksimal.

"Saya sudah dekat dengan kemenangan. Itu momen yang hebat," ucapnya.

Vinales menyia-nyiakan pole position karena tak mampu mempertahankan posisinya hingga akhir balapan. Bahkan dia sudah harus kehilangan posisinya sejak awal balapan. Start yang tak terlalu baik membuat pembalap asal Spanyol itu harus mengakhiri perlombaan pada urutan ketiga.

"Saya mencoba yang terbaik tetapi perasaan itu tidak benar-benar baik," ujarnya.

Dia mengatakan Misano bukan harinya untuk memenangkan perlombaan. Dia mengakui kehebatan pembalap lainnya sehingga mereka pantas untuk berada di atasnya. Meski demikian, Vinales tak ingin larut dalam kesedihan dan lebih baik menyiapkan balapan berikutnya.

Pembalap Monster Yamaha Valentino Rossi finis pada urutan keempat. The Doctor gagal menambahkan koleksi gelarnya di Misano. Pada urutan kelima ada pembalap Petronas Yamaha, Franco Morbidelli. sementara juara bertahan, Andrea Dovizioso yang bertekad meraih podium harus puas finis pada urutan keenam.

Kemenangan ini membuat Marquez  menambah koleksi gelarnya di Misano menjadi tiga kali. Sebelumnya, dia meriahnya pada 2013 dan 2015. Selain itu, gelar itu juga menambah daftar gelar juara tim Honda di sirkuit tersebut menjadi lima kali.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA