Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Inzaghi Kecewa Lazio Kalah dari SPAL

Ahad 15 Sep 2019 23:40 WIB

Red: Bayu Hermawan

Pelatih Lazio Simone Inzaghi.

Pelatih Lazio Simone Inzaghi.

Foto: EPA-EFE/GUILLAUME HORCAJUELO
Lazio kalah dari SPAL pada pertandingan pekan ketiga Serie A Italia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- SPAL mengalahkan Lazio dalam pertandingan pekan ketiga Serie A Italia di Stadion Paolo Mazza, Ahad (15/9) malam WIB. Gol telat yang dicetak Jasmin Kurtic, membuat pasukan Simone Inzaghi gagal meraih tiga poin.

Lazio langsung menekan saat babak pertama dimulai. Aquile nyaris mencetak gol pada menit ke-11, namun sayang tendangan Felipe Caicedo membentur tiang gawang SPAL.

Lazio berhasil mencetak gol pada menit ke-17. Berdasarkan VAR, wasit memutuskan pemain SPAL Nenad Tomovic melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti. Ciro Immobile yang menjadi eksekutor, sukses menjalankan tugasnya.

Unggul 1-0, Lazio semakin nyaman bermain melawan tuan rumah. Hingga babak pertama usai, tidak ada tambahan gol tercipta, Lazio unggul 1-0 atas tuan rumah SPAL.

Namun, dibabak kedua SPAL bangkit. Andrea Petagna berhasil mencuri gol penyeimbang pada menit ke-63. SPAL 1-1 Lazio.

Usai mencetak gol penyeimbang, SPAL mulai tampil percaya diri. Sementara Lazio justru terkesan melambatkan tempo permainan. SPAL akhirnya menghukum Lazio, melalui gol yang dicetak Jasmin Kurtic pada masa tambahan waktu. SPAL menang dengan skor 2-1, dan Le Aquile akhirnya harus puas pulang tanpa poin dari Paolo Mazza.

Usai pertandingan, pelatih Simone Inzaghi mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Inzaghi menilai Lazio kalah karena kesalahan para pemainnya sendiri.

"Ini kekalahan yang buruk dan kami bukan Lazio yang biasa di babak kedua," kata Inzaghi kepada Sky Sport Italia

"Kami telah melakukannya dengan sangat baik di babak pertama, memimpin, menciptakan banyak peluang dan mencetak gol. Setelah istirahat, kami kehilangan organisasi kami dan ketika itu terjadi, kami mau tidak mau harus membayar harganya," tegasnya.

"Kami salah karena tidak 'membunuh' SPAL di babak pertama. Lazio harus belajar dari kekalahan ini, dan ini adalah hasil yang mengecewakan," tegasnya.

Hasil ini membuat Lazio harus puas tertahan di posisi kesembilan. Aquile gagal naik ke papan atas, karena hanya mengumpulkan empat poin hasil satu kali menang, satu kali seri dan satu kali kalah.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA