Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Marquez: Quartararo Pembalap Terbaik di San Marino

Senin 16 Sep 2019 02:24 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Ratna Puspita

Pertarungan antara Fabio Quartararo dari Petronas  Yamaha SRT dan Marc Marquez dari Tim Repsol Honda selama GP San Marino, Ahad (15/9).

Pertarungan antara Fabio Quartararo dari Petronas Yamaha SRT dan Marc Marquez dari Tim Repsol Honda selama GP San Marino, Ahad (15/9).

Foto: EPA-EFE/ALESSIO MARINI
Fabio Quartararo memimpin hampir sepanjang lomba di GP San Marino.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Marc Marquez (Repsol Honda) memuji penampilan pembalalp rookie Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) ketika keduanya berduel di GP San Marino, Sirkuit Misano Marco Simoncelli, Ahad (15/9). Marquez menjuarai balapan seri ke-13 itu setelah melancarkan serangan di lap terakhir terhadap sang rival asal Prancis yang memimpin hampir sepanjang lomba.

Baca Juga

"Tentunya aku senang dengan kemenangan ini tapi mungkin pembalap terbaik di balapan hari ini adalah Fabio Quartararo," kata Marquez di sesi jumpa pers usai lomba, seperti dilansir akun resmi Twitter MotoGP.

Kedua pembalap bersaing ketat hingga lap terakhir untuk menempati juara pertama. Bahkan, pada sebagian besar lap, Quartararo selalu berada di depan Marquez. Namun, Marquez berhasil mendahului Quartararo di tikungan pada lap terakhir

"Dia memimpin sepanjang lomba. Dia membalap dengan baik. Aku hanya menunggu di belakang dan melakukan serangan di lap terakhir."

 

Peraih juara dunia tujuh kali itu berharap Quartararo menjadi penantang tangguh untuk gelar pada 2020. Marquez menilai gaya berkuda Quartararo pada Yamaha sebagai kekuatan utama. Penilaian ini setelah membuntuti pembalap Prancis itu sepanjang balapan di Misano. 

"Fabio hari ini menunjukkan kepada kita semua, saya sudah tahu itu, tetapi dia menunjukkan bahwa dia memiliki potensi, bakat, motor dan tim untuk berjuang untuk kejuaraan tahun depan," kata Marquez, dikutip dari Crash.net, Senin (16/9).

“Saya percaya dari sekarang hingga akhir musim ia akan menjadi penantang tangguh dan ia akan memenangkan beberapa balapan. Kami akan berusaha menghindarinya tetapi saya memperkirakan tahun depan ia akan menjadi penantang tangguh untuk kejuaraan itu," kata dia.

Menurutnya, dengan lebih banyak pengalaman Quartararo dapat terus menaiki urutan klasemen MotoGP. "Cara dia mengendarai Yamaha adalah dia mengendarai dengan cara yang sangat baik. Anda dapat mengikuti pembalap Yamaha lainnya, tetapi dia mengendarai dengan cara yang sangat baik, sangat tepat, tetapi terutama di tikungan cepat dia sangat cepat," tutur Marquez.

Quartararo sedang mengincar kemenangan pertamanya dalam debutnya di kelas premier bersama tim independen Yamaha itu. Pembalap berusia 20 tahun itu kini telah naik podium empat kali musim ini dan memuncaki klasemen pebalap tim independen dengan 112 poin.

"Balapan yang sangat sulit. Aku tahun dia (Marquez) pasti akan melakukan sesuati di lap terakhir dan kalian tahu jika mendapati Marquez tepat di belakang selama 20 lap itu tidak lah mudah," kata Quartararo.

Quartararo mengaku tak membuat kesalahan besar hari itu, hanya melewati apex di sejumlah tikungan. "Tapi hal yang bagus adalah dia menyalipku di tikungan pertama, dan kami terlibat salip menyalip dan kami bertarung memperebutkan gelar juara hingga saat-saat terakhir."

"Hari ini adalah momen terbaik di hidupku bisa membalap dengannya dan aku berharap bisa mengulangi momen lain seperti ini di sisa musim ini," pungkas pebalap berjuluk El Diablo itu.

Marquez, yang meraih kemenangan ketiga kalinya di Misano itu, makin kukuh di puncak klasemen dengan 275 poin, unggul 93 poin dari rival terdekatnya, Andrea Dovizioso (Ducati) dengan enam balapan tersisa. Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP), yang start dari pole position, harus puas finis ketiga setelah kehilangan posisi pimpinan lomba di tiga lap pertama. 

Denan hasil ini, Quartararo menempati posisi ketujuh dalam kejuaraan dunia pembalap MotoGP 2019/2020. Quartararo berada depan Jack Miller dari Pramac Ducati dengan keunggulan 11 poin, dan hanya selisih 17 poin di belakang pebalap Yamaha Valentino Rossi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA