Kamis, 25 Safar 1441 / 24 Oktober 2019

Kamis, 25 Safar 1441 / 24 Oktober 2019

Ini Sebab Osaka Pisah Dua Kali dengan Pelatih dalam Setahun

Senin 16 Sep 2019 07:30 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Naomi Osaka menjuarai Australia Terbuka 2019.

Naomi Osaka menjuarai Australia Terbuka 2019.

Foto: EPA/RITCHIE TONGO
Naomi Osaka terpeleset dari peringkat satu dunia ke urutan empat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bintang tenis berkebangsaan Jepang, Naomi Osaka, telah mengumumkan tak lagi bekerja sama dengan pelatihnya, Jermaine Jenkins, Jumat (13/9) lalu. Keputusan mengejutkan itu merupakan yang kedua kalinya antara Osaka dan pelatihnya di tahun 2019.

Meski saat ini sedang berjuang untuk mengembalikan kejayaan dan memperbaiki peringkat, petenis berusia 21 tahun itu mengumumkan lewat akun Twitter-nya tidak lagi bekerja dengan Jenkins. Padahal, keduanya baru berdampingan setelah Naomi menjuarai Australia Terbuka Januari lalu.

"Saya menulis ini agar kalian tahu bahwa saya dan Jay tidak akan bekerja sama lagi," tulis Osaka seperti dikutip AFP, Ahad (15/9). "Saya sangat bersyukur untuk waktu yang kami habiskan bersama dan hal-hal yang saya pelajari di dalam dan di luar lapangan. Tapi saya merasa sekarang adalah waktu yang tepat untuk perubahan. Terima kasih untuk segalanya, benar-benar menakjubkan."

Naomi berpisah dengan Jenkins sesaat sebelum mengikuti Pan Pacific Open, tempat ia mencapai partai puncak tahun lalu. Rival utamanya pada ajang tersebut adalah sesama pemain 10 peringkat teratas, Kiki Bertens dan petenis Amerika Serikat (AS), Sloane Stephens. Sementara, Angelique Kerber yang mengalahkannya pada putaran pertama pada 2017, juga ada dalam daftar peserta yang akan bertanding pada 16 hingga 22 September.

Sebelumnya, Osaka sudah mengejutkan jagat tenis saat ia mengumumkan berpisah dengan pelatih Sascha Bajin di puncak performanya. Bersama Sasscha, Naomi merebut dua gelar grand slam, Amerika Serikat (AS) Terbuka pada 2018 dan gelar Australia Terbuka 2019 pada Januari.

Namun, hasil yang diperolehnya setelah di Australia mendadak anjlok. Ia takluk di putaran ketiga Prancis Terbuka oleh Katerina Siniakova dari Republik Ceska yang notabene berada 41 peringkat di bawahnya dalam ranking dunia.

Tak hanya itu, Osaka kembali menelan kekalahan mengejutkan di putaran pertama Wimbledon oleh Yulia Putintseva dari Kazakhstan, lalu disingkirkan dari AS Terbuka beberapa waktu lalu pada babak 16 besar oleh petenis Swiss, Belinda Bencic.

Di bawah asuhan Jenkins, penampilan Osaka di luar grand slam juga tidak lebih baik. Ia kalah dalam dua perempat final selama satu musim lapangan keras di AS. Hal tersebut pun membuatnya terpeleset dari peringkat satu dunia ke urutan empat.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA