Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Fans Liverpool Jadi Korban Penyerangan di Kota Napoli

Rabu 18 Sep 2019 02:08 WIB

Red: Bayu Hermawan

Liga Champions Napoli vs Liverpool .

Liga Champions Napoli vs Liverpool .

Foto: republika
Dua fans Liverpool terluka akibat penyerangan di Kota Napoli jelang pertandingan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepolisian Merseyside menyatakan, dua pendukung Liverpool menjadi korban penyerangan di Kota Napoli. Insiden itu terjadi jelang pertandingan fase Grup Liga Champions antara Napoli dan Liverpool di Stadion San Paolo, Rabu (18/9) dini hari WIB.

Dikutip dari Mirror, dua pendukung Liverpool mengalami luka-luka di bagian kepala, akibat diserang saat berada di bar di pusat Kota Napoli. "Sekitar pukul 6 sore waktu setempat, dilaporkan sejumlah pria dengan menggunakan skuter melakukan penyerangan di sebuah bar di Kota Napoli," ujar pernyataan dari pihak kepolisian Merseyside.

"Dua pria dari Inggris berusia 26 dan 46 tahun mengalami luka di kepala dan harus mendapatkan perawatan. Pihak kepolisian Napoli dan Merseyside akan bekerjasama menanggani kasus ini," katanya lagi.

Saksi mata mengatakan, sebelum penyerangan sejumlah fans Liverpool tengah berada di bar menunggu pertandingan di mulai. Kemudian sekelompok orang dengan menggendarai 10 skuter datang melakukan penyerang.

Seperti diketahui, Liverpool akan memulai misi mempertahankan gelar juara Liga Champions dengan berkunjung ke Stadion Sao Paolo untuk menghadapi Napoli, dalam pertandingan pertama Grup E, Rabu (18/9) dini hari WIB.

Bagi Liverpool, Stadion Sao Paolo menjadi salah satu tempat yang pernah memberikan kenangan buruk. Sebab musim lalu, pasukan Juergen Klopp tersungkur dengan skor 0-1 dari tuan rumah. Sementara bagi Napoli, skuat Carlo Ancelotti mengusung misi membalas dendam, karena disingkirkan Liverpool dari ajang Liga Champions musim lalu.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA