Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

Robert Beberkan Kesalahan Persib Saat Lawan Semen Padang

Rabu 18 Sep 2019 22:44 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Israr Itah

Persib Bandung Ditahan Imbang Semen Padang FC. Bek Persib Bandung Henhen Herdiana berebut bola dengan pemain Semen Padang FC dalam laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (18/9).

Persib Bandung Ditahan Imbang Semen Padang FC. Bek Persib Bandung Henhen Herdiana berebut bola dengan pemain Semen Padang FC dalam laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (18/9).

Foto: Abdan Syakura
Skor 1-1 membuat Persib tertahan di posisi 11 dengan raihan 21 poin.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung gagal meraih poin penuh usai ditahan imbang Semen Padang 1-1 dalam laga pekan ke-19 Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (18/9). Skor 1-1 membuat Persib tertahan di posisi 11 dengan raihan 21 poin.

Baca Juga

Pelatih Persib Robert Rene Alberts menyebut secara keseluruhan laga berjalan dengan lambat. Bahkan lebih lambat dari yang diharapkan oleh pelatih asal Belanda ini.

"Laga berjalan dengan lambat karena mungkin (pemain) tidak punya waktu yang cukup untuk pemulihan," kata Robert usai laga.

Dia mengakui gol yang diciptakan Ghozali Siregar sangat bagus. Namun setelah itu, justru Persib tidak bermain pintar dan membuat kesalahan kecil.

"Saya meminta pemain untuk lebih bermain menyerang dan lebih kreatif dengan memainkan kombinasi. Tapi kami masih saja memainkan long ball dan crossing ke pertahanan Semen Padang," kata Robert.

Hal tersebut membuat skema yang dibuatnya tidak berjalan dengan baik. Sehingga pada babak kedua, Robert meminta tim lebih mengeluarkan kemampuannya.

Bukan permainannya yang lebih baik, malah Persib tetap bermain lambat sehingga tim lawan mencetak gol. Gol tersebut diakui Robert karena pemainnya memberikan ruang untuk lawan.

"Saya rasa tim lawan tidak memiliki banyak peluang, mungkin hanya satu peluang, tapi benar-benar berbahaya dan jadi gol," katanya.

Robert sebenarnya tidak menyalahkan peluang emas Ezechiel N'Douassel dari titik putih yang gagal dituntaskan. Menurutnya, Semen Padang yang sempat menunda pertandingan setelah keputusan wasit memberikan penalti mengganggu konsentrasi Ezechiel.

"Tentu tidak bagus Semen Padang melakukan protes seperti itu, saya tidak tahu aturannya seperti apa. Tapi wasit harus menuliskan itu dalam laporannya," katanya.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA