Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

Zarco Jelaskan Perpisahannya dengan KTM

Jumat 20 Sep 2019 03:55 WIB

Red: Israr Itah

Johann Zarco

Johann Zarco

Foto: EPA-EFE/EDDY LEMAISTRE
Kallio yang merupakan pembalap uji KTM, akan menggantikan posisi Zarco.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Johann Zarco buka suara soal perpisahannya dengan KTM hingga digantikan oleh Mika Kallio sebelum musim MotoGP 2019 berakhir. PeMbalap asal Prancis itu berpisah lebih awal dengan tim Red Bull KTM Factory Racing walaupun keduanya masih memiliki kontrak hingga akhir musim ini.

Baca Juga

KTM pada Selasa (17/9) mengumumkan Kallio yang merupakan pembalap uji KTM, akan menggantikan posisi Zarco hingga akhir musim.

"Setelah balapan di Misano aku fokus untuk datang ke Aragon untuk memaksa diriku sehingga bisa memberiku dan KTM hasil terbaik walaupun aku sudah bilang ke KTM bahwa aku akan berhenti tahun depan," kata Zarco seperti dilansir laman resmi MotoGP, Kamis (19/9).

Pada tahun pertamanya bersama KTM, Zarco mengakui jika mengalami kesulitan adaptasi dengan mesin motor KTM RC16 dan belum pernah naik podium. Namun, juara dunia Moto2 dua kali itu ingin tetap profesional hingga akhir kontraknya dengan tim pabrikan asal Austria itu.

"Selasa, aku mendapat panggilan dari KTM dan mereka jelaskan jika mereka lebih memilih untuk berhenti segera dan tidak mengakhiri musim ini denganku," kata Zarco.

"Aku memahaminya tapi susah untuk menerimanya. Aku ingin menunjukkan jika aku adalah pembalap profesional. Aku bisa bertahan hingga akhir dan tetap fokus tapi pada akhirnya aku tak bisa."

Kepergian Zarco cukup mengejutkan walaupun performanya musim ini hanya mampu membawanya di peringkat ke-17 di klasemen. Ia hanya mengemas 27 poin sedangkan rekan satu timnya, Pol Espargaro di peringkat 11 dengan torehan 77 poin.

Zarco naik kasta ke MotoGP sebagai juara dunia Moto2 dua kali dan dipandang sebagai rival potensial untuk Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. Pada tahun pertamanya di kelas premier bersama tim Tech 3 Yamaha pada 2017, dia finis peringkat keenam di klasemen dan mendapat gelar rookie terbaik tahun itu.

"Aku tak tahu harus berkata apa. Aku tak ingin bilang aku kecewa. Ini adalah bagian dari permainan. Sekarang aku bebas untuk menemukan kesempatan lain dan aku masih yakin aku bisa melakukan hal-hal yang hebat di MotoGP."

Untuk pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir, Zarco hanya akan menikmati balapan dari televisi di rumahnya.

"Biasanya aku menuju Asia, ke Motegi, Phillip Island, Malaysia, Sepang, trek-trek yang aku sangat sukai dan selalu finis bagus di trek itu. Aku sekarang akan melihatnya dari TV dan akan sedikit aneh," kata Zarco yang masa depan membalapnya belum jelas itu.

Ia menghibur diri dengan mengatakan hanya perlu tetap yakin. Zarco akan menggunakan kesempatan ini untuk mempersiapkan diri lebih baik dari yang sekarang karena masih punya waktu hingga Maret 2020 untuk memperbaiki diri.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA