Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Erick Thohir: Stadion Manahan Lebih Bagus dari Markas Oxford

Sabtu 21 Sep 2019 21:45 WIB

Rep: Binti Sholikah/ Red: Israr Itah

Pengusaha Erick Thohir didampingi pendiri sekaligus salah satu pemilik saham PT Persis Solo Saestu, Her Suprabu, saat meninjau Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/9).

Pengusaha Erick Thohir didampingi pendiri sekaligus salah satu pemilik saham PT Persis Solo Saestu, Her Suprabu, saat meninjau Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/9).

Foto: Republika/Binti Sholikah
Erick menyatakan kekagumannya terhadap kondisi Stadion Manahan.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO - Pengusaha Erick Thohir mengunjungi Stadion Manahan Solo, Sabtu (21/9) siang. Dalam kunjungan tersebut, Erick menyatakan kekagumannya terhadap kondisi Stadion Manahan setelah direnovasi oleh pemerintah pusat.

Baca Juga

"Tadi saya serius bicaranya, ini lebih bagus dari tempat Oxford United main. Ini fasilitasnya saya rasa kelas internasional," jelasnya kepada wartawan di Stadion Manahan.

Karenanya, dia berharap Indonesia bisa memmenangkan bidding Piala Dunia U-20 pada 2021. Dia menilai fasilitas di Stadion Manahan dan beberapa stadion lain yang menjadi kandidat tuan rumah Kejuaraan Dunia U-20 kondisinya sangat bagus. Dia juga meminta agar masyarakat bersama-sama untuk menjaga stadion tersebut. 

"Kadang-kadang kita bisa membangun tapi tidak bisa merawat dan saya rasa sayang sekali standarnya sangat bagus. Saya terus terang mohon maaf bukan bermaksud apa-apa, tadi waktu datang juga merasa biasa tapi setelah masuk saya terkagum-kagum. Patut dijaga tempat ini," kata Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) tersebut.

photo
Pengusaha Erick Thohir didampingi pendiri sekaligus salah satu pemilik saham PT Persis Solo Saestu, Her Suprabu, saat meninjau Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/9).

Jika nantinya Indonesia menang bidding Piala Dunia U-20, menurutnya dibutuhkan beberapa fasilitas pendukung sebagai tuan rumah. Misalnya tempat latihan para atlet. Ia mengatakan, itu bukan sesuatu yang mahal, mengingat Stadion Manahan dibangun dengan anggaran dari pemerintah pusat.

"Saya rasa pengumumannya juga tidak lama lagi jadi waktunya cukup untuk persiapan satu sampai dua tahun ini. Kita sih mengharapkan bisa menang," ujar dia.

Di sisi lain, Erick berharap agar Stadion Manahan tidak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan sepak bola, melainkan bisa digunakan untuk kegiatan lain seperti perhelatan musik. Namun, harus dilengkapi beberapa fasilitas. 

Dia mencontohkan, pada saat acara pembukaan dan penutupan Asian Games di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, panitia membelikan penutup rumput. Penutup rumput itu bisa melindungi rumput, bahkan ketika dilewati truk rumputnya tidak hancur. Dia juga menyarankan agar pemerintah daerah memperhatikan kantong-kantong parkir di Stadion Manahan. Sehingga, pada saat dilaksanakan pertandingan tidak menimbulkan kemacetan.

Selain itu, dia menyarankan agar pada saat pertandingan sepak bola bisa dilaksanakan kegiatan lain di luar stadion, seperti festival makanan dan hiburan musik. Sehingga bisa menjadi pesta rakyat.

"Karena penting industri olahraga juga bisa mendorong ekonomi kerakyatan. Jangan hanya kita jadi menara gading asyik bola saja, padahal ini tempat-tempat bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar dan rakyat," paparnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA