Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Bima Sakti Berharap Timnas U-16 tak Gugup Main di SUGBK

Sabtu 21 Sep 2019 22:55 WIB

Red: Israr Itah

Pelatih Timnas U-16 Bima Sakti (kedua kanan) memimpin sesi latihan di Lapangan ABC Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Pelatih Timnas U-16 Bima Sakti (kedua kanan) memimpin sesi latihan di Lapangan ABC Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Foto: Antara/Aprillio Akbar
Timnas U-16 akan menghadapi China dalam penentuan juara Grup G Kualifikasi Piala Asia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih tim nasional Indonesia U-16 Bima Sakti berharap anak-anak asuhnya tidak gugup saat bertanding untuk pertama kalinya di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Timnas U-16 akan menghadapi China dalam penentuan juara Grup G Kualifikasi Piala Asia 2020, Ahad (22/9).

Baca Juga

"Memang untuk sebagian dari pemain, itu akan menjadi pengalaman pertama kali main di Stadion GBK," kata Bima Sakti di SUGBK, Sabtu (21/9).

Laga melawan China tersebut menjadi pertandingan pamungkas di Grup G. Tim yang akan memenangi pertandingan akan lolos secara otomatis ke putaran final Piala Asia U-16 2020.

Sementara bagi runner-up dari masing-masing grup harus bersaing agar menyandang predikat kedua terbaik. Mereka akan memperebutkan empat kursi tersisa agar bisa lolos ke putaran selanjutnya.

Ia juga berharap skuat Garuda muda bisa langsung beradaptasi dengan SUGBK usai beberapa kali berlatih di stadion kebanggaan masyarakat Indonesia tersebut.

"Saya berharap, semoga pemain bisa cepat adaptasi dengan lampu, kemudian kami harap penonton bisa hadir memberikan dukungan," kata dia.

Bima mengatakan pertandingan melawan China merupakan ujian yang sesungguhnya bagi skuat Garuda muda. Pasalnya, kualitas permainan China lebih baik dibanding lawan-lawan sebelumnya.

Indonesia dalam pertandingan sebelumnya belum mememukan ujian berat. Maka dari itu bermain di hadapan pendukungnya, timnas Indonesia tak ingin kehilangan momentum dan bertekad keluar sebagai juara Grup G.

Kiper andalan Indonesia Putra Kaichen menyebut bisa bermain di SUGBK adalah cita-cita dirinya sejak kecil, begitu pula dengan para pemain lainnya. Untuk itu, ia bersama kawan-kawan lainnya sudah tidak sabar menantikan laga melawan China, apalagi diperkirakan para penonton akan memenuhi stadion.

"Sekarang agak mendingan, sudah bisa adaptasi di lapangan (SUGBK)," kata dia.

Indonesia wajib menang untuk lolos langsung. Bila berakhir seri, Indonesia kemungkinan besar masuk dalam salah satu dari empat runner-up terbaik. Sementara bila kalah, akan ada perhitungan yang ketat, meskipun peluang lolos sebagai satu dari empat runner-up terbaik masih terbuka.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA