Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Timnas U-16 tak Ingin Jadi Runner-Up

Ahad 22 Sep 2019 00:40 WIB

Red: Israr Itah

Pelatih Timnas U-16 Bima Sakti (tengah) memberikan instruksi kepada pemain saat latihan di Lapangan ABC Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Pelatih Timnas U-16 Bima Sakti (tengah) memberikan instruksi kepada pemain saat latihan di Lapangan ABC Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Juara grup akan otomatis melenggang ke putaran final Piala Asia U-16 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim nasional Indonesia U-16 akan menghadapi tim kuat China dalam laga pamungkas kualifikasi Grup G Piala Asia U-16 2020 yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan Jakarta, Ahad (22/9). Laga tersebut akan menjadi penentu tim yang berhak lolos langsung ke putaran final Piala Asia U-16 2020. 

Baca Juga

Juara grup akan otomatis melenggang ke putaran final Piala Asia U-16 2020. Adapun penghuni peringkat dua dari masing-masing grup harus bersaing agar mendapatkan status satu dari empat runner-up terbaik.

Pelatih timnas Indonesia U-16 Bima Sakti mengatakan pasukannya wajib memenangkan pertandingan saat melawan China agar bisa otomatis lolos ke putaran final Piala Asia U-16 2020. Ia tak ingin timnya menyandang status sebagai runner-up terbaik.

"Yang pasti kita harus mengamankan posisi kita. Kita ingin juara grup, yang paling penting prosesnya juga," ujar Bima Sakti seusai gelar latihan di SUGBK Jakarta, Sabtu (22/9).

Bima mengatakan pertandingan melawan China merupakan ujian yang sesungguhnya bagi skuat Garuda muda. Pasalnya, kualitas permainan China lebih baik dibanding lawan-lawan sebelumnya.

Indonesia dalam pertandingan sebelumnya belum menemukan ujian berat. Maka dari itu bermain di hadapan pendukungnya, timnas Indonesia tak ingin kehilangan momentum dan bertekad keluar sebagai juara Grup G.

"Yang paling penting anak-anak bisa main terus, konsentrasi, karena lawan yang sekarang levelnya beda. Bukan mengecilkan tim kemarin yang kita hadapi tapi yang pasti mereka punya kualitas dan tim yang bagus," kata dia.

Mengenai peta kekuatan lawan, kata dia, Indonesia sudah mampu menandingi lawan-lawan di luar Asia Tenggara. Berkaca pada pertandingan melawan Korea Selatan U-16 pada Agustus kemarin, mereka mampu menahan imbang 1-1.

Selain itu saat melawan Qatar mereka juga mampu mengimbangi permainan meski hasilnya skuat Garuda muda harus menyerah 1-2.

"Kemudian saat lawan Yordania juga begitu, cuma sekarang mungkin tim-tim Arab beda. Sementara dengan tim China dan Korea Selatan sama (kualitasnya)," kata dia.

Sementara itu, penjaga gawang U-16 Putra Kaicen tak sabar menantikan laga esok. Apalagi bermain di SUGBK akan memberikan motivasi lebih bagi dia dan kawan-kawan lainnya. "(Main di GBK) dari cita-cita sejak kecil. Teman-teman juga tak sabar menantikan laga besok," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA