Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

Hadapi Madrid, Lopetegui Ogah Usung Misi Balas Dendam

Ahad 22 Sep 2019 15:31 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Yudha Manggala P Putra

 Julen Lopetegui

Julen Lopetegui

Foto: AP/Manu Fernandez
Menurut Lopetegui tiga angka cukup jadi motivasi terbesarnya saat Sevila lawan Madrid

REPUBLIKA.CO.ID, SEVILLE -- Pada musim lalu, Julen Lopetegui menjadi salah satu korban panasnya kursi pelatih Real Madrid. Pelatih asal Spanyol itu hanya bertahan selama tiga bulan berada di kursi pelatih Los Blancos, tepatnya pada Agustus hingga Oktober bulan lalu.

Eks pelatih timnas Spanyol itu didepak manajemen Los Blancos lantaran dianggap mengangkat performa Gareth Bale dan kawan-kawan pada awal musim lalu. Lopetegui pun digantikan oleh Santiago Solari, yang dipromosikan dari tim Castilla.

Kini, setelah dipercaya membesut Sevilla pada awal musim ini, Lopetegui bakal berhadapan dengan mantan tim besutannya tersebut, tepatnya pada jornada kelima La Liga, Senin (23/9) dini hari WIB. Lopetegui pun menyebut, laga yang bakal digelar markas Sevilla, Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, itu bukanlah ajang untuk balas dendam terhadap Real Madrid.

Menurutnya, tidak ada motivasi tambahan buat dirinya saat berhadapan dengan Los Blancos. Bahkan, Lopetegui mengakui, memiliki memori menyenangkan di tiap tim yang pernah ditanganginya, tidak terkecuali Real Madrid.

''Tidak ada ruang motivasi ekstra saat Anda melatih Sevilla. Tiga angka cukup menjadi motivasi terbesar kami di laga itu. Saya selalu memiliki memori bagus di bekas tim yang pernah saya latih,'' tutur Lopetegui seperti dikutip Marca, Ahad (22/9).

Lopetegui menegaskan, fokus utama timnya saat ini adalah mampu memetik tiga poin di laga tersebut. Terlebih, jika meniliki posisi tim asal Andalusia itu di papan klasemen sementara. Torehan tiga poin di laga ini bakal membawa Sevilla kembali menempati peringkat teratas klasemen sementara, setelah sempat digeser oleh Girona, yang menumbangkan Barcelona, 2-0, Sabtu (21/9) waktu setempat.

''Kami tahu, kami berada dalam posisi menguntungkan di papan klasemen. Namun, kami ingin bisa tampil secara seimbang di atas lapangan, baik saat menyerang atau bertahan. Kami ingin mendapatkan tiga angka, dan akan berusaha semaksimal mungkin mendapatkannya,'' ujar pelatih berusia 53 tahun tersebut.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA