Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Ide Conte yang Bikin Inter Milan Tampil Galak

Ahad 22 Sep 2019 17:49 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Antonio Conte

Antonio Conte

Foto: EPA-EFE/Wallace Woon
Untuk membentuk tim yang kuat seperti saat ini, Conte membutuhkan kerja keras.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Inter Milan masih belum terbendung di Serie A Italia. Inter menyapu bersih semua laga di pekan keempat ini.

Korban terakhir adalah AC Milan, yang tumbang 0-2 dalam derby Della Madonina. Skuat Nerazzurri mendominasi jalannya pertandingan di San Siro tersebut dengan tujuh tendangan ke arah gawang dan tiga kali membentur tiang gawang. Sementara, Milan hanya sekali melakukan tendangan yang tepat ke gawang Inter.

Laju sempurna Inter memang sempat tertahan dalam laga pembuka fase grup Liga Champions. Saat itu, Romelu Lukaku dkk ditahan imbang 1-1 oleh Slavia Praha.

Namun, kedatangan Antonio Conte musim ini tentu menjadi faktor kunci kian impresifnya performa Inter. Bahkan, Conte meminta anak asuhnya untuk terus menguasai pertandingan.

Dalam empat pertandingan terakhir, Inter selalu mendominasi penguasaan bola. Hanya saat melawan Milan kalah penguasaan bola dengan selisih 52 persen berbanding 48 persen. Sebuah angka yang tidak terlalu signifikan, mengingat Inter tampil lebih menyerang.

''Kami punya sebuah ide dari sepak bola saat memegang bola dan saat tidak menguasai pertandingan. Kami punya ide sebagai sebuah tim,'' ujar Conte dikutip dari Football-Italia, Ahad (22/9).

Conte menjelaskan, untuk membentuk tim yang kuat seperti saat ini, membutuhkan kerja keras selama dua bulan belakangan. Selain itu, Inter juga memperkuat lini serang dengan membeli Romelu Lukaku dan Stefano Sensi.

Lukaku telah mencetak tiga gol dalam empat laga, sementara Sensi sudah mencetak dua gol. Alexis Sanchez juga dipinjam oleh Inter dari United, untuk menjadi pelapis jika salah satu striker utama cedera atau butuh istirahat.

Bukan hanya lini serang yang telah menunjukkan tanda-tanda peningkatan musim lalu. Dalam lima pertandingan, Inter baru kemasukan dua gol, dengan satu di Serie A dan satu lagi di Liga Champions. Belum lagi barisan tengah yang kian solid dan mampu menjadi pemecah kebuntuan. ''Para pemain menampilkan permainan yang baik di segala aspek,'' ucap mantan pelatih Chelsea tersebut.

Lukaku pun menjadi sosok yang menjadi pusat perhatiannya. Dibuang United dengan suasana yang tak enak, Lukaku pun membuktikan diri sebagai striker tajam.

Lukaku mengungkapkan, Conte sangat membantunya setiap hari dan terus memberikan motivasi. ''Di usia 26 tahun, saya ingin pelatih seperti ini yang menolong saya setiap hari dan memberikan saya motivasi,'' kata pemain internasional Belgia tersebut.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA