Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Jadi Pelatih Terbaik Dunia, Ini Reaksi Emosional Klopp

Selasa 24 Sep 2019 12:20 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Endro Yuwanto

Juergen Klopp

Juergen Klopp

Foto: EPA-EFE/SEDAT SUNA
Juergen Klopp menyinggung peran keluarga sejak awal karier kepelatihannya.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Juergen Klopp mengukir prestasi mentereng. Dalam sebuah acara di Milan, Selasa (24/9) dini hari WIB, ia terpilih menjadi pelatih pria terbaik FIFA 2019.

Juru taktik Liverpool itu mengalahkan dua nama kelas wahid, Mauricio Pochettino dan Josep Guardiola. Dalam pernyataannya, Klopp mengucapkan terima kasih untuk semua yang mendukungnya.

Klopp menyinggung peran keluarga sejak awal karier kepelatihannya. "Sekitar 20 tahun lalu, 10 tahun lalu, lima tahun lalu, atau mungkin empat tahun lalu, tidak ada yang menyangka saya berada di sini," kata arsitek tim berkebangsaan Jerman dikutip dari laman resmi klubnya.

Selanjutnya ucapan terima kasih ditujukan Klopp untuk Liverpool. Secara khusus ia menyinggung peran pemilik the Reds yang memberikan skuat luar biasa untuknya.

Klopp bangga menjadi pelatih dari sekelompok pemain hebat. Ia menyadari apa yang diraihnya karena peran banyak orang.

"Kami semua berada di momen yang baik, itu sebabnya kami ada di sini. Para legenda, kenangan akan masa lalu yang hebat, masa kini yang bagus, dan mudah-mudahan masa depan yang baik untuk kami juga," ujar Klopp.

Klopp tetap menaruh respek pada dua kompetitornya. Menurut dia, baik Pochettino maupun Guardiola baru saja melakukan pekerjaan hebat.

Klopp memiliki prestasi mentereng sepanjang musim 2018/2019. Ia membawa the Reds menjadi jawara Liga Champions.

Timnya juga finis di peringkat kedua Liga Primer Inggris. Dengan mengantongi 97 poin, Liverpool hanya tertinggal sebiji poin di belakang Manchester City di singgasana. Itu jumlah perolehan poin tertinggi dalam sejarah the Kop di kompetisi terelite Negeri Ratu Elizabeth.

Penerima gelar pelatih terbaik FIFA ditentukan oleh suara sejumlah kalangan. Ada kapten timnas, pelatih, penggemar, dan jurnalis sepak bola.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA