Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Rebic Bicara tentang Posisi Terbaiknya di AC Milan

Rabu 25 Sep 2019 14:15 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto

Ante Rebic

Ante Rebic

Foto: EPA-EFE/Ronald Wittek
Rebic pernah jadi pemain gagal saat menjalani karier di Serie A bersama Fiorentina.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Rekrutan anyar AC Milan Ante Rebic memberikan sinyal kepada pelatih Marco Giampaolo bahwa posisi terbaiknya adalah sebagai penyerang sayap kiri. Hal itu tentu menjadi pertimbangan pelatih untuk kembali menggunakan skema 4-3-3.

Giampaolo awalnya diprediksi akan menerapkan formasi 4-3-1-2. Namun, dengan kegagalan Suso Fernandez sebagai seorang playmaker membuat sang pelatih mencoba untuk kembali menerapkan skema awal Milan 4-3-3.

"Dahulu saya adalah seorang gelandang nomor 6 dan 8. Namun, pada usia 17 tahun, ketika saya bermain untuk RNK Spalato, pelatih (Ivan Matic) memainkan saya di posisi sayap kiri, dan itulah mengapa saya saat ini merasa nyaman di posisi tersebut," kata Ante Rebic kepada laman resmi klub, Rabu (25/9).

Rebic baru bermain dua kali di Serie A Italia bersama Milan. Dia belum menyumbangkan gol, namun penampilannya dianggap membantu kinerja tim ketika berlaga di atas lapangan.

Pesepak bola berusia 26 tahun itu berhasrat untuk membuktikan diri bahwa ia layak untuk berseragam i Rossoneri. Pasalnya, Rebic pernah menjadi pemain gagal saat menjalani karier di Negeri Spagetti ketika bermain untuk Fiorentina musim 2013 silam.

"Saya sangat senang dan bangga berada di sini. Jadi saya ingin menunjukkan kepada semua orang bahwa saya banyak mengalami peningkatan dibandingkan dengan pengalaman terakhir saya di Serie A (bersama Fiorentina)," sambung eks penggawa Eintracht Frankfurt.

Rebic sejatinya bukanlah target awal Milan. Klub asal kota mode Italia berniat untuk mendapatkan penyerang sayap Atletico Madrid, Angel Correa. Namun, alotnya pembicaraan antara kedua klub membuat Iblis Merah mengalihkan radar kepada pemain asal Kroasia.

Kini Milan sedang bersiap untuk melawat ke markas Torino. Setelah menelan kekalahan pahit 0-2 dari Inter Milan, tentu laga versus Torino di Stadion Grande Olimpico, Turin, Jumat (27/9), jadi harga mati untuk mendapatkan tiga poin.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA