Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Sarri tak Sukai Skema Tiga Bek Tengah

Sabtu 28 Sep 2019 06:58 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Indira Rezkisari

 Maurizio Sarri

Maurizio Sarri

Foto: EPA-EFE/Emilio Naranjo
Skema tiga bek tengah dinilai Sarri terlalu berisiko.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Krisis bek sayap membuat pelatih Juventus, Maurizio Sarri kelimpungan. Jelang laga kontra SPAL, Juve tidak memiliki bek kiri.

Alex Sandro absen lantaran ada urusan keluarga. Pesepakbola asal Brasil itu pulang ke negaranya untuk mengikuti prosesi pemakaman neneknya.

Kemudian dua full back, Mattia de Sciglio dan Danilo da Silva cedera. Ada kemungkinan Sarri mencoba skema tiga bek tengah.

Eks juru taktik Napoli membantah hal tersebut. "Saya tidak memiliki prospek memakai tiga bek tengah. Cara kami bertahan, membuat skema tersebut terlalu berisiko," kata Sarri dalam konferensi pers, dikutip dari Football Italia, Sabtu (28/9).

Di era Sarri, Juve menaikkan garis pertahanan. Sehingga sangat rentan terjadi serangan balik jika hanya memiliki tiga bek tengah di lini belakang.

Duel Juve kontra SPAL berlangsung pada pekan keenam Serie A. Tepatnya di Allianz Stadium, Turin, Sabtu (28/9) malam WIB.

Ada opsi, Sarri memasang gelandang Blaise Matuidi di area bek kiri. Atau mempromosikan bek sayap Juventus U-23,Pietro Beruatto dari tim utama.

Salah satu eks palang pintu Juventus, Andrea Barzagli telah kembali. Sosok 38 tahun itu menjadi bagian dari staff Sarri.

Sang Allenatore bersyukur akan hal  itu. "Tugas pertamanyan untuk fokus pada pemain yang masih kurang dari sisi pertahanan, seperti Juan Cuadrado yang akan terus berkembang sebagai bek sayap," ujar Sarri.


Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA