Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Solskjaer Minta Striker MU Belajar pada Aubameyang

Selasa 01 Oct 2019 06:53 WIB

Red: Endro Yuwanto

Pierre Emerick Aubameyang

Pierre Emerick Aubameyang

Foto: EPA-EFE/Andy Rain
Tim asuhan Solskjaer tak pernah bisa mencetak lebih dari satu gol sejak laga pertama.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer meminta para pemain depannya untuk belajar dari sentuhan "membunuh" Pierre-Emerick Aubameyang. Ini setelah striker Arsenal itu menyamakan kedudukan 1-1 untuk the Gunners di Old Trafford, Selasa (1/10) dini hari WIB.

MU kini hanya bisa menang dua kali dari tujuh pertandingan pertama di Liga Primer Inggris musim ini dan kembali tidak mampu mengonversi peluang selain tembakan jarak jauh Scott McTominay sebelum jeda babak pertama itu.

Tim asuhan Solskjaer tidak pernah bisa mencetak lebih dari satu gol sejak pertandingan pertama musim ini.

"Kami memimpin 1-0 dan kami tidak mendapatkan gol kedua yang ingin kami dapatkan. Itulah pelajaran untuk saat ini," kata Solskjaer yang harus menyaksikan timnya terkapar di peringkat 10 klasemen liga. "Harus lebih klinis lagi. Banyak pertandingan yang sudah kami pimpin 1-0. Kami akan belajar. Kami berada di awal membangun sesuatu. Agak mengecewakan saja kami tak bisa mencetak gol kedua."

Baca Juga

photo
Ole Gunnar Solskjaer


Aubameyang bahkan tak terganggu oleh bendera offside yang awalnnya menggagalkan golnya sebelum pertandingan memasuki genap waktu satu jam. Tapi gol itu kemudian disahkan VAR karena pemain internasional Gabon itu jelas berdiri satu garis dengan Harry Maguire.

Aubameyang kini sudah mencetak delapan gol dari delapan pertandingan musim ini, termasuk tujuh gol di Liga Primer. "Kini tujuh dari tujuh pertandingan, seklinis itu," kata Solskjaer menyanjung Aubameyang seperti dikutip AFP.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA