Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Usai Laga Kontra Brugge, Posisi Courtois dalam Ancaman

Rabu 02 Oct 2019 23:46 WIB

Red: Israr Itah

Thibaut Courtois

Thibaut Courtois

Foto: AP Photo/Dmitri Lovetsky
Fan Madrid mencemooh Courtois saat turun minum.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Thibaut Courtois menjadi sasaran cemoohan fan Real Madrid saat menghadapi Club Brugge di Liga Champions, Rabu (2/10) dini hari WIB. Emmanuel Bonaventure dua kali menjebol gawang Courtois sehingga Madrid tertinggal 0-2 pada babak pertama di Santiago Bernabeu.

Baca Juga

Fan Madrid mencemooh Courtois saat turun minum dan pada awal babak kedua, pelatih Zinedine Zidane memasukkan kiper cadangan Alphonse Areola. Madrid kemudian mencetak dua gol untuk terhindar dari kekalahan memalukan. Areola membuat satu penyelamatan gemilang untuk menjaga Madrid tak kebobolan pada babak kedua. 

Pers Spanyol pun ikut-ikutan memojokkan Courtois. Surat kabar AS mengklaim Courtois mencapai titik terendah. Sementara Harian Marca fokus pada cemoohan yang diterima kiper timnas Belgia dari fan Madrid. Marca menyebut sang penjaga gawang memiliki masalah besar dengan Bernabeu.

Zidane melakukan yang terbaik untuk melindungi Courtois setelah pertandingan. "Saya sama sekali tidak khawatir, kami tidak bisa menyalahkan Thibaut untuk babak pertama karena kami semua bersalah, terutama saya," katanya dalam konferensi pers. "Jika kami terus bermain seperti itu kami akan kalah, tapi untungnya para pemain membalikkan keadaan."

Courtoismembangun reputasinya sebagai salah satu penjaga gawang top selama masa pinjaman tiga tahun di Atletico Madrid. Ia kemudian bergabung dengan Real dari Chelsea dengan biaya 40 juta euro tahun lalu setelah kiprah di Piala Dunia 2018 yang indah bersama Belgia .

Dia dengan cepat menyalip posisi Keylor Navas sebagai pilihan nomor satu Madrid. Tetapi musim pertamanya bertepatan dengan salah satu musim terburuk Madrid yang berakhir tanpa trofi.

Meskipun Courtois belum membuat kesalahan krusial yang berbekas, dia belum menghasilkan penyelamatan ajaib yang mengubah permainan seperti dilakukan Navas. Kepergian Navas ke Paris Saint-Germain tampak seperti sinyal bahwa Courtois telah memenangkan pertempuran untuk tempat nomor satu. Tetapi dengan para penggemar Madrid menyalahkannya, Courtois sekarang tampak bersiap untuk berebut tempat menjadi nomor satu, kali ini dengan Areola. 

sumber : REUTERS
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA