Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

CEO Guardian Media Ditunjuk Jadi Bos Liga Primer Inggris

Kamis 03 Oct 2019 09:35 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Nidia Zuraya

Liga Primer Inggris

Liga Primer Inggris

Sebelumnya, posisi bos Liga Utama Inggris diisi oleh Richard Scudamore.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- CEO Guardian Media Group, David Pemsel, ditunjuk menjadi bos baru Liga Primer Inggris. Pemsel mengisi jabatan barunya tersebut berdasarkan keputusan bulat para pemegang saham klub.

Sebelumnya, posisi bos Liga Primer Inggris diisi oleh Richard Scudamore selama hampir dua dekade. Namun, posisi tersebut sempat kosong tanpa pimpinan permanen setelah Scudamore hengkang dari klub.

Kali ini, Pemsel datang di waktu yang cukup menantang bagi Liga Primer Inggris. Di bawah kepemimpinan Scudamore, pendapatan liga meningkat signifikan hingga mendatangkan puluhan juta penggemar dari seluruh dunia. Namun, semuanya anjlok hingga mencapai 5 persen ketika liga ini mulai dilelang.

"Kami sedang bekerja sama dengan David. Saya yakin dia akan menjadi aset yang besar bagi Liga Utama," kata bos Chelsea Football Club dan Komite Nominasi Liga Primer, Bruce Buck, dikutip Bloomberg, Rabu (3/10).

Guardian merupakan perusahaan yang sangat berbeda karena dinilai mampu mempertahankan nilai-nilai dasar jurnalismenya. Pada 2016, Pemsel membuat gebrakan dari sisi pendanaan dengan meminta donasi dari para pembacanya.

Langkah tersebut sontak mendapat kritikan dari para industri media. Namun, semua upaya itu terbayarkan ketika Guardian mampu memcatatkan keuntungan operasional pertamanya dalam lebih dari satu dekade.

"Dia memahami nilai dari sebuah konten, dan itu sangat mengesankan bahwa Guardian bisa menarik satu juta pembaca untuk berdonasi. Latar belakangnya membuktikan bahwa dia memahami pasar media," kata konsultan industri Enders Analysis, Julian Aquilina.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA