Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Solskjaer: MU akan Tampil di Lapangan Sintetis Terburuk

Kamis 03 Oct 2019 12:30 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Ole Gunnar Solskjaer

Ole Gunnar Solskjaer

Foto: EPA-EFE/Nigel Roddis
Lapangan AZ Alkmaar tidak menggunakan rumput atau teknologi terbaru.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Ole Gunnar Solskjaer mengungkapkan bahwa Manchester United (MU) akan bermain di salah satu lapangan sintetis paling buruk, saat berhadapan dengan AZ Alkmaar di kancah Liga Europa, Jumat (4/10) pagi WIB. Laga kedua tim akan dimainkan di lapangan rumput sintetis di Cars Jeans Stadium.

Lapangan tersebut dibuat untuk Piala Dunia Hockey pada 2013 lalu. Ini menyusul runtuhnya atap Stadion AZ Alkmaar Agustus lalu sehingga tuan rumah memindahkan laga kandang ke Cars Jeans Stadium.

Solkjaer mengaku terkejut bahwa dengan iklim yang dimiliki Belanda, Alkmaar justru menggunakan rumput sintetis untuk lapangan sepak bola. ''Itu (rumput sintetis) tidak masalah kalau tinggal di Kutub Utara, seperti yang kami lakukan di Norwegia. Di sini, saya terkejut,'' ujar pelatih MU asal Norwegia dikutip dari Sky Sports, Kamis (3/10).

Menurut Solskjaer, Cars Jeans Stadium merupakan lapangan sintetis terburuk yang pernah dilihatnya selama ini. Di Norwegia, kalau pun ada lapangan dengan rumput sintetis, tapi sudah modern dengan teknologi terbaru sehingga aman digunakan. Sementara, lapangan AZ Alkmaar tidak menggunakan rumput atau teknologi terbaru.

MU bertolak ke Belanda dengan skuat yang diisi oleh 10 pemain didikan akademi klub. Sebab saat ini MU sedang diterpa badai cedera pemain inti, seperti Anthony Martial, Aaron Wan-Bissaka, dan Luke Shaw yang dipastikan absen.

Dalam laga perdana Liga Europa, MU menang 1-0 saat menjamu Astana. Oleh karena itu, pertandingan melawan Astana ini menjadi pembuktian kembali bagi para pemain muda United.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA