Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Liverpool Menyambut Kembalinya Rodgers ke Anfield

Sabtu 05 Oct 2019 08:11 WIB

Red: Ratna Puspita

Brendan Rodgers

Brendan Rodgers

Foto: EPA/ROBERT PERRY
Liverpool akan menghadapi Leicester yang kini dilatih Rodgers.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Liverpool akan menyambut kembalinya mantan arsitek mereka Brendan Rodgers ke Anfield saat menjamu Leicester City pada pekan ke delapan Liga Inggris yang bergulir pada Sabtu (5/10) dan Ahad (6/10). Rodgers sosok yang digantikan Juergen Klopp hampir empat tahun silam selepas rangkaian hasil mengecewakan untuk awal musim 2015/16.

Baca Juga

Kendati berstatus pelatih pecatan, Rodgers merupakan sosok yang sempat hampir membuat Liverpool menjuarai Liga Inggris 2013/14. Liverpool gagal karena "karakter" yang selalu didengung-dengungkan pelatih asal Irlandia Utara itu menguap di tiga laga terakhir.

Kini, Rodgers menangani Leicester sejak Februari 2019. Sejauh ini, Rodgers memberikan awal musim yang menjanjikan dengan Leicester menduduki urutan ketiga klasemen bermodalkan 14 poin yang antara lain diraih dengan menumbangkan Tottenham Hotspur serta menahan imbang Chelsea.

Liverpool menjalani masa yang lebih baik di bawah arahan Klopp sepeninggal Rodgers. The Reds menjuarai Liga Champions musim lalu dan saat ini berada di puncak klasemen tanpa pernah kehilangan satu poin pun hingga tujuh pekan Liga Inggris berjalan.

Kendati demikian, Leicester dan era baru yang dihembuskan Rodgers jelas tak bisa diremehkan. Terlebih, pengalaman musim lalu Foxes menjadi salah satu tim yang bisa mencuri poin di Anfield dan turut bertanggung jawab atas kegagalan Liverpool menjadi juara karena terpaut satu poin dari Manchester City pada akhir musim.

Hanya, Leicester yang musim lalu mencuri satu poin dari Anfield belum ditangani Rodgers. Praktis laga pekan kedelapan bakal menjadi ajang pembuktian bagi Rodgers bahwa filosofinya bisa membawa Leicester pantas bersaing di papan atas.

Rodgers juga berpeluang untuk menghentikan rentetan 16 kemenangan beruntun Liverpool di Liga Inggris yang sudah berlangsung sejak pertengahan Maret 2019. Rodgers mendapat suntikan tenaga dengan kabar baik yang datang dari James Maddison, gelandang andalannya yang dikabarkan sudah cukup bugar untuk tampil setelah absen di dua laga terakhir karena cedera pergelangan kaki.

Sebaliknya, Klopp masih perlu mempertimbangkan lebih jauh apakah kiper utama Alisson Becker sudah siap untuk merumput lagi setelah menepi sejak pertengahan laga pembuka musim ini.

Man City mungkin tanpa De Bruyne

Sehari setelah Liverpool menjamu Leicester, Manchester City akan menghadapi Wolverhampton di Etihad. Laga ini menjadi misi tetap menjaga agar pesaingnya masih dalam jarak kejaran sebelum Liga Inggris libur dua pekan memberikan kesempatan laga internasional digelar.

Namun, manajer Pep Guardiola mungkin bakal mendapat permasalahan tambahan. Selain badai cedera bek tengah, yakni kekhawatiran Kevin de Bruyne bisa tampil lantaran mengalami masalah dengan pangkal pahanya.

Guardiola menyatakan cedera De Bruyne tak serius namun belum bisa memastikan apakah bintang Belgia itu bakal siap tampil menjamu Wolverhampton. Wolverhampton tiba dengan kepercayaan diri yang mungkin cukup tinggi setelah pekan lalu meraih kemenangan perdana di Liga Inggris serta tiga poin lain di Liga Europa beberapa hari berselang.

Hanya, tim besutan Nuno Espirito Santo sedikit kurang diuntungkan karena cuma punya masa rehat dua hari lebih singkat dibandingkan Man City.

Pochettino, Solskjaer dan Silva di persimpangan jalan

Tiga manajer akan memasuki pekan kedelapan dengan kondisi di bawah tekanan menyusul rentetan hasil mengecewakan. Ketiganya, yakni Mauricio Pochettino (Tottenham), Ole Gunnar Solskjaer (Manchester United) dan Marco Silva (Everton).

Tottenham baru saja jadi korban kekalahan memalukan 2-7 saat menjamu Bayern Muenchen di Liga Champions pada tengah pekan. Hasil ini menimbulkan spekulasi bahwa sentuhan magis Pochettino sudah memasuki masa kadaluarsa.

The Lilywhites akan melawat ke markas Brighton & Hove Albion pada Sabtu petang. Di atas kertas, Brighton bukan lawan yang sulit ditaklukkan tapi Tottenham dan terpeleset adalah dua hal yang hampir tak bisa dipisahkan dalam beberapa pekan terakhir.

Sementara itu Manchester United akan bertamu ke St. James' Park menghadapi Newcastle United pada Ahad (6/10), berbekal hasil mengecewakan imbang nirgol kontra AZ Alkmaar di Liga Europa. Solskjaer bukan saja berada di bawah tekanan karena hasil buruk, tapi juga keraguan Paul Pogba bisa main di laga tandang melawan Newcastle.

Namun, Solskjaer mungkin sedikit lebih diuntungkan sebab lawannya "hanya" Newcastle yang mendapati Steve Bruce sangat kesulitan mengisi lubang yang ditinggalkan pelatih sekelas Rafa Benitez. Sedangkan Silva bersama Everton akan menyambangi markas Burnley pada Sabtu di bawah bayang-bayang tiga kekalahan beruntun yang diderita tim Merseyside Biru itu.

Lawan Everton, Burnley tidak berada dalam periode terbaik namun satu kemenangan dan dua hasil imbang jelas lebih baik dibandingkan tiga kekalahan. Tiga poin seharusnya menjadi syarat dan jaminan agar pekerjaan Silva di Everton tetap aman.

Emery, Lampard, dan momentum positif

Berbanding terbalik dengan tiga rekannya di atas, Unai Emery (Arsenal) dan Frank Lampard (Chelsea) bakal berusaha menjaga momentum positif saat memasuki pekan kedelapan. Lampard di atas kertas punya catatan lebih positif yakni kemenangan atas Brighton pekan lalu dan Lille di Liga Champions beberapa hari berselang sebagai reaksi atas kekalahan dari Liverpool dua pekan silam.

Kepercayaan diri yang besar juga akan dimiliki oleh Chelsea terlebih dua talenta muda Fikayo Tomori dan Tammy Abraham bakal menyusul rekannya Mason Mount usai mendapat panggilan dari tim nasional Inggris. Chelsea bakal melakoni laga tandang melawan Southampton di St. Mary's pada Ahad (6/10) dengan kesempatan untuk memasuki empat besar klasemen.

Sedangkan Emery memang hanya memiliki satu kemenangan dalam empat laga terakhir di Liga Inggris namun hasil di kompetisi lain seperti Piala Liga dan Liga Europa membesarkan kondisi moral Arsenal yang kini kian banyak dibantu pemain muda. Pierre-Emerick Aubameyang dkk. akan menjamu Bournemouth di Emirates pada Minggu (6/10).

Berikut jadwal Liga Inggris pekan kedelapan (dalam WIB, tuan rumah disebut pertama):

Sabtu (5/10)

18.30 Brighton & Hove Albion vs Tottenham Hotspur

21.00 Burnley vs Everton

21.00 Liverpool vs Leicester City

21.00 Norwich City vs Aston Villa

21.00 Watford vs Sheffield United

23.30 West Ham United vs Crystal Palace

Ahad (6/10)

20.00 Manchester City vs Wolverhampton

20.00 Arsenal vs Bournemouth

20.00 Southampton vs Chelsea

22.30 Newcastle United vs Manchester United

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA