Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Dramatis, Liverpool Atasi Leicester Lewat Gol Injury Time

Sabtu 05 Oct 2019 23:05 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Israr Itah

James Milner mencetak gol kemenangan Liverpool atas Leicester City lewat tendangan penalti pada injury time.

James Milner mencetak gol kemenangan Liverpool atas Leicester City lewat tendangan penalti pada injury time.

Foto: EPA-EFE/PETER POWELL
Menyesakkan bagi Leicester, gol Liverpool dicetak lewat titik putih oleh James Milner

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Liverpool masih mempertahankan rekor 100 persen di Liga Primer Inggris musim 2019/2020. Terbaru, Liverpool menaklukkan Leicester City 2-1 pada laga pekan kedelapan di Stadion Anfield, Liverpool, Sabtu (5/10).

Baca Juga

Kemenangan Liverpool berlangsung dramatis. Sebab gol kemenangan Liverpool dicetak pada injury time. Makin menyesakkan bagi Leicester, gol Liverpool dicetak lewat titik putih oleh James Milner setelah sepanjang 90 menit waktu normal kedua tim bermain imbang 1-1.

Hasil ini memantapkan posisi Liverpool di puncak klasemen. The Reds mengoleksi 24 angka dari delapan kemenangan tanpa pernah kalah. Sementara Leicester tertahan di posisi ketiga dengan nilai 14 dan terancam tergusur, bergantung hasil tim-tim di bawahnya.

Jalannya laga
Mengusung skema andalan 4-3-3 Liverpool turun dengan kekuatan terbaik. Trio Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Mohamed Salah turun sejak menit awal. Sedangkan lini tengah diisi oleh Fabinho, Georginio Wijnaldum, serta James Milner.

Laga baru berjalan empat menit Salah langsung melepaskan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti. Namun, bola masih melenceng ke sudut kiri bawah gawang Kasper Schmeichel.

Hingga pertengahan babak pertama, the Reds terus menggempur lini belakang Leicester yang dikawal Ben Chilwell, Caglar Soyuncu, Jonny Evans, dan Ricardo Pereira.

Menguasai jalannya laga dengan penguasaan bola 57 persen , tuan rumah akhirnya bisa memecah kebuntuan pada menit ke-40 melalui Mane. Setelah menerima umpan manis James Milner, Mane langsung melepas tembakan ke sudut kanan bawah gawang Leciester Bola tak mampu diantisipasi dengan sigap oleh Schmeichel. Skor 1-0 sementara untuk keunggulan the Anfield Gank.

Lagi-lagi Mane menjadi momok menakutkan bagi lini belakang kampiun Liga Inggris 2016. Penyerang asal Senegal kembali melepas tembakan dari dalam kotak penalti lawan, tapi kali ini masih bisa ditepis Schemeichel. Hingga peluit turun minum berbunyi skor 1-0 masih berpihak kepada tuan rumah.

Memasuki babak kedua, Liverpool nyaris memperbesar keunggulan. Baru dua, umpan silang Alexander Arnold disambut Salah dengan baik, tapi Schmeichel masih bisa mencegah gawangnya kebobolan.

Selang dua menit, kemelut terjadi di kotak penalti Leicester, namun Schmeichel mampu mengamankan gawangnya.

Liverpool terus memaksa Leicester bertahan di daerah sendiri, namun tak bisa menemukan jalan untuk menambah keunggulan. Leicester mendapatkan kesempatan menyerang pada menit ke-59, memanfaatkan kesalahan Mane tapi hanya berujung sepak pojok.

Menit ke-70, Leicester kemudian berusaha keluar menyerang lewat umpan-umpan panjang. Satu skema serangan the Foxes akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-80. Ayoze Perez mampu menempatkan bola di antara para pemain Liverpool yang disambut James Maddison dengan tendangan rendah. Kiper Adrian tak mampu menghalaunya.

Liverpool kemudian melancarkan serangan habis-habisan ke pertahanan Leicester. Hingga satu kesempatan saat injury time Mane menerobos ke kotak penalti. Albrighton menendang tumitnya dan Mane terjatuh. Wasit mengecek VAR sebelum memutuskan penalti. Penalti ini diambil dengan tenang oleh Milner yang mengecoh Schemeichel. Skor 2-1 untuk kemenangan Liverpool.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA