Kamis, 25 Safar 1441 / 24 Oktober 2019

Kamis, 25 Safar 1441 / 24 Oktober 2019

Doa dan Dukungan Mengalir untuk Hugo Lloris

Ahad 06 Okt 2019 18:38 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Bayu Hermawan

Kiper Tottenham Hugo Lloris saat ditandu keluar lapangan akibat cedera saat melawan Brighton, Sabut (5/10) kemarin

Kiper Tottenham Hugo Lloris saat ditandu keluar lapangan akibat cedera saat melawan Brighton, Sabut (5/10) kemarin

Foto: EPA
Hugo Lloris mengalami cedera parah saat Tottenham melawan Brighton

REPUBLIKA.CO.ID, BRIGHTON--Penjaga gawang Tottenham Hotspur sekaligus kapten tim, Hugo Lloris harus dilarikan ke rumah sakit karena patah tulang tangan kiri saat membela timnya melawan Brighton and Hove Albion dalam lanjutan Liga Primier Inggris, di Stadion American Express, Sabtu (5/10). Kejadian ini menjadi berita buruk bagi Tottenham sebab selain kehilangan Lloris, mereka pun harus menelan kekalahan 3-0.

Lloris melompat untuk menghalau umpan pemain Brighton ke dalam kotak pinalti. Namun, pemain asal Prancis itu gagal mengantisipasi dan bola lepas dari tangannya. Dia lalu terjatuh ke lapangan. Tangan Lloris yang menumpu tak sempurna saat mendarat mengakibatkan patah tulang di tangannya kirinya.

Lloris terlihat mengerang kesakitan sambari memegang tangannya yang cedera. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis di lapangan, Lloris kemudian digotong ke luar lapangan dengan menggunakan oksigen.

Setelah insiden tersebut, klub mengeluarkan pernyataan tentang cedera pemainnya itu. Dalam pernyataannya, Lloris mengalami cedera siku dislokasi dalam pertandingan melawan Brighton. Setelah mendapatkan penanganan di rumah sakit terdekat, Lloris langsung dibawa ke London.

"Penilaian akan berlanjut minggu depan ini untuk memastikan cedera sepenuhnya dan lamanya waktu yang dia perlukan untuk menjalani rehabilitasi," demikian pernyataan klub, dilansir dari Skysports, Ahad (6/10).

Lloris merupakan pemain penting bagi The Lilywhite dan timnas Prancis. Cedera yang dialaminya jelas merugikan. Di tengah Tottenham berjuang kembali performa apiknya seperti musim lalu, kehadirannya tentu sangat diperlukan. Begitu juga dengan timnas Prancis yang akan melakoni kualifikasi Euro 2020 melawan Islandia dan Turki.

Insiden tersebut menarik simpati sesama penjaga gawang top di dunia seperti David de Gea. Penjaga gawang Manchester United itu menunjukkan respeknya lewat akun twitternya dengan menyebut nama Lloris disertai emoticon kedua telapak tangan.

Selain De Gea, mantan kiper Real Madrid, Iker Cassilas juga menyampaikan dukanya terhadap Lloris. Cassilas mengunggah foto dirinya sedang bersalaman dengan Lloris ketika keduanya berseragam timnas masing-masing. Dalam twitternya, Cassilas mendoakan Lloris agar cepat sembuh.

Mantan striker timnas Inggris, Michel Owen memberikan komentar tentang insiden tersebut lewat akun twitternya. Dia menilai Lloris melakukan kesalahan besar. Dia menyebut mengerikan melihat cederanya saat jatuh ke lapangan. Menurutnya, cederanya seperti dislokasi siku.

Cedera pada bagian tangan adalah momok bagi setiap penjaga gawang. Karena tangan merupakan alat utama mereka untuk menghalu bola agar tidak masuk ke gawang. Kendati demikian, ada banyak kiper top yang sukses bangkit setelah mengalami cedera pada bagian tangan.

Meski tak sama persis dan separah cidera Lloris, Cassilas pernah mengalami cidera pada bagian ibu jari tangan kiri pada 2013 lalu. Cassilas mengalamui retak tulang ibu jari tangan kirinya ketika melawan Valencia pada babak perempat final Piala Raja.

Rumah sakit waktu itu memastikan bahwa Cassilas menderita patah tulang di dasar metacarpal pertama di tangan kirinya. Madrid pun harus kehilangan sang kiper utama itu selama berbulan-bulan. Meski harus berjuang keras menempati tim utama pasca cedera, Cassilas sukses bangkit. Dia memimpin tim menjuarai Liga Champions pada 2014.

Pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino mengakui cedera Lloris bukan berita yang bagus. Kendati demikian, dia tetap akan menunggu perkembangan dari rumah sakit seberapa parah cedera yang dia alami.

"Tapi tentu saja semua orang melihat di lapangan ketika dia mendarat, itu bukan situasi yang baik dan beritanya tidak begitu baik," kata Pochettino, usai laga.

Dia pun menyampaikan permiantaan maafnya kepada fan atas kekalahan tersebut. Dia menyadari semuanya kecewa atas hasil tersebut. "Kita perlu menemukan cara untuk tetap bersama dan bersama lagi dan menemukan dinamika yang baik," dia menambahkan.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA