Kamis, 25 Safar 1441 / 24 Oktober 2019

Kamis, 25 Safar 1441 / 24 Oktober 2019

Dipermalukan Wolves, Guardiola Akui City Tampil Gugup

Senin 07 Okt 2019 00:16 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Ratna Puspita

Pep Guardiola

Pep Guardiola

Foto: EPA-EFE/Friedemann Vogel
City gagal memaksimalkan segenap peluang yang mereka dapat pada babak pertama.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengakui, kegagalan mengantisipasi serangan balik Wolverhampton Wanderers menjadi salah satu faktor penyebab kekalahan City. The Citizens menyerah 0-2 dari Wolves pada pekan kedelapan Liga Primer Inggris, Ahad (6/10) malam WIB.

Baca Juga

Guardiola juga menyebut, anak-anak asuhnya sempat gugup saat gagal mencetak gol pada babak pertama. "Ini benar-benar hari yang buruk," ujar Guardiola seusai laga tersebut, seperti dikutip Manchester Evening News, Ahad (6/10).

Kendati mengawali laga dengan baik, City gagal memaksimalkan segenap peluang yang mereka dapat pada babak pertama. Kondisi ini berakibat pada menurunnya kepercayaan diri para penggawa The Citizen di sepanjang sisa pertandingan. Begitu pula saat usaha David Silva hanya membentur mistar gawang Wolves pada menit ke-66.

Di sisi lain, Wolves tampil begitu efektif di lini depan dengan mengandalkan serangan balik cepat. Akhirnya, lewat dua gol Adama Traore pada menit ke-80 dan 94, City harus mengakui keunggulan tamunya, Wolves, di Stadion Etihad. 

"Sebenarnya, kami mengawali laga dengan baik, dan mencoba bersabar, karena kami tahu, kami berhadapan dengan tim yang memiliki pertahanan yang kuat," kata Guardiola.

"Namun, setelah kehilangan bola dalam proses membangun serangan, kami sedikit gugup dan memiliki masalah dalam mengantisipasi serangan balik," ujar dia.

photo
Pemain Wolves Adama Traore mencetak gol ke gawang Manchester City dalam pertandingan di Stadion Etihad, Ahad (6/10). (EPA)

Ini menjadi kekalahan kedua The Citizen pada musim ini. Sebelumnya, City menyerah 2-3 di tangan Norwich City pada pekan kelima Liga Primer Inggris, pertengahan bulan lalu.

Tidak hanya itu, akibat kegagalan memetik poin di laga ini, juara bertahan Liga Primer Inggris itu tertinggal delapan poin dari Liverpool, yang kokoh di puncak klasemen sementara.

Kendati demikian, Guardiola menegaskan, masih ada waktu buat timnya untuk bisa bangkit dan memperbaiki performa mereka, sekaligus berusaha untuk memangkas jarak poin dengan Liverpool. "Jarak poin dengan Liverpool memang cukup jauh, ditambah mereka belum sekalipun kehilangan poin. Sekarang, kami harus bisa memperbaiki penampilan ini. Kompetisi ini baru memasuki Oktober dan masih cukup panjang," kata pelatih asal Spanyol tersebut.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA