Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Australia Anggarkan Jutaan Dolar Teliti Ganja untuk Kanker

Senin 07 Oct 2019 02:20 WIB

Rep: Amri Amrullah/ Red: Ratna Puspita

Seorang petugas mencabut pohon ganja yang siap panen di kawasan lembah Montasik, Aceh Besar, Aceh, Kamis (14/3/2019).

Seorang petugas mencabut pohon ganja yang siap panen di kawasan lembah Montasik, Aceh Besar, Aceh, Kamis (14/3/2019).

Foto: Antara/Irwansyah Putra
Meski ganja untuk medis legal, Australia tak bakal melegalkan ganja untuk rekreasi.

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Pemerintah Australia akan menganggarkan 3 juta dolar Australia atau sekitar 2,03 juta dolar AS (Rp 28,74 miliar) untuk penelitian tentang penggunaan ganja sebagai obat kanker. Alokasi anggaran ini menyusul tingginya permintaan produk ganja sebagai obat.

Baca Juga

“Hanya ada sedikit studi klinis yang dirancang dengan baik terkait penggunaan ganja untuk medis dan kita harus meningkatkan basis bukti untuk mendukung para profesional medis," kata Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt dalam pernyataan resmi kementerian, yang dilansir dari Reuters, Senin (7/10).

Anggaran penelitian media jutaan dolar ini akan digunakan untuk melihat bagaimana ganja dapat membantu mengobati rasa sakit kanker dan efek samping lainnya. Hunt mengatakan pemerintah Australia berkomitmen untuk membuktikan kegunaan medis ganja dan mendukung pengobatan dari ganja.

Saat ini, sebagian besar wilayah di Australia melegalkan ganja. Akan tetapi, penggunaan ganja sebagai obat hanya diperbolehkan untuk pasien dengan resep dokter. Selain itu, perlu lisensi untuk menaman ganja hingga membuatnya menjadi obat. 

Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt mengatakan akses terhadap ganja diberikan kepada lebih dari 11 ribu pasien, yang sebagian besar disetujui pada tahun ini. Selain itu, data Kemenkes Australia juga menunjukkan bahwa 78 perusahaan mendapatkan lisensi untuk menanam ganja untuk keperluan medis atau naik satu perusahaan dibandingkan Maret 2017.

Kendati melakukan penelitian terkait penggunaan ganja untuk medis, Pemerintah Australia tidak akan mengubah pendiriannya terkait penggunaan rekreasi ganja. Undang-Undang Federal Australia melarang penggunaan ganja untuk rekreasi.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA