Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Ditekuk Wolves, Guardiola: City Kesulitan Bangun Serangan

Senin 07 Oct 2019 15:16 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Pep Guardiola

Pep Guardiola

Foto: EPA-EFE/Friedemann Vogel
Para penyerang Wolves menyulitkan City dengan kecepatan dan kemampuan dribel.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester City tumbang oleh tim papan tengah Wolverhampton 0-2 dalam lanjutan Liga Primer Inggris di kandang sendiri di Stadion Etihad, Ahad (6/10).  The Citizens menelan kekalahan kedua musim ini, setelah sebelumnya ditumbangkan klub promosi Norwich City.

Tapi yang bikin kekalahan atas Wolves ini kian pahit adalah karena City tampil di hadapan pendukungan sendiri di Etihad. Padahal, tuan rumah menguasai jalannya pertandingan. Hanya saja, peluang demi peluang yang diciptakan Sergio Aguero dkk tak berujung pada gol.

Bahkan, pemain City terlihat gugup karena beberapa kali melakukan salah oper yang nyaris berakibat fatal. Fan City kemudian dibungkam oleh dua gol dari Adama Traore 10 menit jelang pertandingan berakhir. Kedua gol tersebut tercipta dari skema serangan balik tim asuhan Nuno Espirito Santo.

''Tentu saja itu adalah hari yang buruk. Itu kadang terjadi. Kami mulai (pertandingan) dengan sangat bagus dan kemudian kami kebobolan dari dua situasi karena kehilangan bola ketika membangun serangan kami,'' kata pelatih City, Pep Guardiola, dikutip dari laman resmi klub, Senin (7/10).

Guardiola mengaku kalau timnya memang tampil gugup. Namun di babak kedua para pemainnya mengontrol pertandingan lebih baik.

Namun, dua penyerang Wolves, Patrick Cutrone dan Raul Jimenez, memang menyulitkan City dengan kecepatan dan kemampuan dribel saat melakukan serangan balik. Ditambah lagi, kemampuan penyelesaian akhir dari Traore yang cukup akurat. Akibatnya, City kian tertinggal dari Liverpool di puncak klasemen. Liverpool sampai saat ini masih meraih hasil sempurna di liga.

Guardiola memang mengakui jika banyak berhadapan dengan tim yang punya sistem pertahanan cukup dalam. Sementara, timnya punya kesulitan untuk menemukan cara membongkar pertahanan lawan yang bermain terlalu dalam.

Menurut Guardiola, Wolves merupakan tim dengan fisik dan kekuatan di udara. Belum lagi pemain Wolves memiliki kemampuan serangan balik yang baik. ''Hari ini kami memiliki masalah. Kami harus memperbaikinya. Mungkin kami tidak solid saat membangun (serangan). Cara kami bermain tidak bagus,'' jelas dia.

Gelandang City Ilkay Gundogan mengakui jika timnya memang tidak cukup bagus dengan tampil tak seperti biasanya. Belum lagi, Wolves bekerja dengan baik di babak pertama, sementara timnya harus berjuang keras menciptakan peluang. ''Kami kecewa, kami sedih, dan kami frustasi,'' kata gelandang asal Jerman tersebut.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA