Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Dovisiozo Masih Sakit Hati Gagal Juara MotoGP

Selasa 08 Oct 2019 10:12 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Israr Itah

Andrea Dovizioso

Andrea Dovizioso

Foto: EPA-EFE/Larry W Smith
Selama tiga musim terakhir, pembalap Ducati itu menjadi pesaing terkuat Marquez.

REPUBLIKA.CO.ID, BURIRAM -- Andrea Dovisiozo mengakui kegagalannya merebut gelar juara MotoGP 2019 masih menyakitkan hatinya. Terutama karena jarak poinnya dengan Marquez lebih jauh dari musim sebelumnya. 

Baca Juga

Selama tiga musim terakhir, pembalap Ducati itu menjadi pesaing terkuat Marquez. Namun musim ini, kata Dovi, menjadi yang tersulit karena ia merasakan konsistensi performa Marquez. 

Dovi memperhatikan, Marquez dapat mengurangi kesalahan dalam setiap seri balap. Menurutnya, Marquez memahami cara berkembang dan memperbaiki kekurangan.

Hal yang sama pun dicoba oleh Dovi, namun ia kerap menemukan kendala di sirkuit. Ia sempat yakin dapat menyalip Marquez pada awal musim dan berakhir di posisi kedua selama tiga musim beruntun.

"Ini menyakitkan karena saya tak mencapai target untuk juara. Bahkan pada musim ini, jarak poin kami semakin jauh. Berarti ini lebih memperburuk ekspektasi," kata Dovi dikutip dari laman Crash, Selasa (8/10). 

Dovi menyampaikan, ia hanya bisa meratap dan mengucapkan selamat atas gelar MotoGP yang keenam. Ia menegaskan, Marquez melewati musim 2019 dengan sangat baik dan layak dinobatkan sebagai juara.

"Bagaimana ia bisa dikalahkan? Sangat sulit untuk semua orang. Kita lihat pada musim pertamanya di MotoGP, ia sangat kuat dan cepat," ujarnya. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA