Kamis, 25 Safar 1441 / 24 Oktober 2019

Kamis, 25 Safar 1441 / 24 Oktober 2019

Raja Sapta Oktohari Terpilih Sebagai Ketua Umum KOI

Rabu 09 Okt 2019 18:51 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Bayu Hermawan

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir bersama Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia (PB ISSI) yang juga calon Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari menghadiri pembukaan Kongres KOI di Jakarta, Rabu (9/10).

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir bersama Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia (PB ISSI) yang juga calon Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari menghadiri pembukaan Kongres KOI di Jakarta, Rabu (9/10).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Raja Sapta Oktohari terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KOI

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Raja Sapta Oktohari resmi terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang baru, dalam Kongres KOI di Hotel Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (9/10) malam.  Okto terpilih secara aklamasi karena bertahan sebagai calon tunggal.

Ketua INAPGOC sekaligus Ketua Panitia Asian Paragames 2018 itu pun menggantikan Erick Thohir untuk memimpin KOI periode 2019-2023.  "Apa peserta Kongres setuju memilih Raja Sapta Oktohari sebagai Ketua Umum Periode 2019-2023," tanya Pemimpin Kongres.

"Setuju!" jawab peserta Kongres.

Okto mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum KOI dengan 56 dukungan yang terdiri atas  32 cabang Olimpik dan 24 cabang non Olimpik. Selain itu, ja juga menerima dukungan dari Erick Thohir dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

Saat mengembalikan berkas pendaftaran, Sabtu (5/10) lalu, Okto menggandeng Warih Sadono sebagai Wakil Ketua Umum KOI. Warih merupakan Ketua Umum Lembaga Karate-do Indonesia (Lemkari) Kalimantan Barat dan menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Latar belakang hukum menjadi alasan Okto memilih Warih. Pasalnya, Warih turut membantu jalannya Asian Paragames 2018 karena berasal sebagai bagian dari Kejaksaan Agung RI.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA