Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Ingin Bertanding, Bus Red Star Belgrade Dicegah Masuk Kosovo

Kamis 10 Oct 2019 10:59 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Israr Itah

Pemain Red Star Belgrade, Milan Pavkov (dua kiri), melakukan selebrasi bersama rekan setim saat menghadapi Liverpool di lanjutan laga Liga Champions di Belgrade, Serbia, Selasa (6/11).

Pemain Red Star Belgrade, Milan Pavkov (dua kiri), melakukan selebrasi bersama rekan setim saat menghadapi Liverpool di lanjutan laga Liga Champions di Belgrade, Serbia, Selasa (6/11).

Foto: EPA-EFE/Srdjan Suki
Delegasi Red Star diberitahu oleh polisi Kosovo bahwa laga tidak akan dimainkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JARINJE -- Pihak berwenang di Kosovo pada Rabu (9/10), melarang Red Star Belgrade memainkan pertandingan Piala FA Serbia melawan FK Trepca, tim yang bermain di Divisi Empat Liga Serbia, namun bermarkas di wilayah Kosovo. Pihak berwajib Kosovo mencegah bus Red Star menyeberang ke bekas provinsi Serbia.

Ketegangan tinggi di perbatasan saat polisi berhadapan dengan penggemar Red Star dan politisi Kosovo Serbia yang menunggu bus tiba. Pertandingan Piala FA Serbia melawan Trepca dijadwalkan akan dimainkan di sebuah desa di Kosovo utara. Delegasi Red Star diberitahu oleh polisi Kosovo bahwa laga tidak akan dimainkan dan bus dipulangkan ke Serbia.

Etnis Albania yang banyak di Kosovo menyatakan kemerdekaan dari Serbia pada 2008. Pihak berwenang Kosovo mengatakan, pertandingan yang direncanakan itu merupakan provokasi politik Serbia.

Sementara para pejabat Serbia meminta UEFA dan FIFA untuk melarang Kosovo dari asosiasi sepak bola mereka. Seperti dikutip AP, Menteri Pertahanan Serbia Aleksandar Vulin mengatakan, "Red Star merupakan salah satu simbol Serbia dan itu menjadi alasan klub tersebut tidak diterima di antara musuh-musuh Serbia."

Presiden Asosiasi Sepak Bola Kosovo Adem Ademi mengatakan, pertandingan dihentikan dengan alasan satu negara tidak dapat menyelenggarakan kompetisi resmi di negara lain tanpa persetujuan otoritas sepak bola setempat.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA