Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Koeman Akui Belanda Sempat Kesulitan Ladeni Irlandia Utara

Jumat 11 Oct 2019 14:55 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

Penyerang Belanda Memphis Depay (kedua kiri) seusai menjebol gawang Irlandia Utara.) s

Penyerang Belanda Memphis Depay (kedua kiri) seusai menjebol gawang Irlandia Utara.) s

Foto: EPA-EFE/KOEN VAN WEEL
Irlandia Utara cenderung tampil bertahan dan memanfaatkan kelengahan Belanda.

REPUBLIKA.CO.ID, ROTTERDAM -- Kebobolan pada menit ke-75, Belanda akhirnya mampu menuntaskan perlawanan Irlandia Utara dengan kemenangan, 3-1, dalam lanjutan penyisihan Grup C babak kualifikasi Piala Eropa 2020, Jumat (11/10) dini hari WIB. Dua gol Memphis Depay dan satu gol dari Luuk De Jong menyelamatkan Tim Oranje dari kekalahan di Stadion De Kuip, Rotterdam, tersebut.

Pelatih Belanda, Ronald Koeman, mengakui, di laga tersebut, anak-anak asuhnya sempat kewalahan menghadapi gaya permainan Irlandia Utara. Menurut mantan pelatih Everton itu, Irlandia Utara cenderung tampil bertahan dan memanfaatkan kelengahan para penggawa Tim Oranje.

''Mereka seperti tidak mau bermain sepak bola dan lebih banyak menunggu lewat eksekusi tendangan bola mati. Akhirnya, kami juga sedikit ceroboh dan harus mengubah gaya permainan. Kami terlalu lamban dan sempat mengalami kesulitan,'' ujar Koeman kepada NOS, Jumat (11/10).

Kendati begitu, Koeman tidak terkejut dan telah mengantisipasi gaya permainan Irlandia Utara tersebut. Mantan pemain bertahan Barcelona itu pun tidak pernah ragu dengan kemampuan anak-anak asuhnya untuk bisa membalas dan akhirnya meraih kemenangan di laga tersebut.

''Apakah saya terkejut dengan pendekatan mereka? Saya rasa tidak. Kami masih memiliki ide untuk bisa mengubah keadaan, dan akhirnya gol-gol itu datang,'' jelas Koeman.

Salah satu langkah yang diambil Koeman di laga tersebut adalah dengan memasukkan penyerang Luuk De Jong guna menambah daya gedor Belanda pada menit ke-78. Penyerang Sevilla itu terbukti mampu menjawab kepercayaan tersebut dengan mencetak gol pada menit ke-91. Tidak hanya itu, keputusan Koeman untuk mempertahankan Depay terbukti cukup tepat.

''Laga itu cukup sulit buat Memphis karena di sepanjang laga dia sulit menemukan bola. Namun, akhirnya dia bisa meninggalkan laga ini dengan torehan dua gol. Ini membuktikan talenta yang dimilikinya,'' kata Koeman memberikan pujian.

Tambahan tiga poin di laga ini membawa Belanda memuncaki klasemen sementara Grup C babak kualifikasi Piala Eropa 2020. Namun, Belanda belum sepenuhnya aman untuk bisa memastikan tiket ke putaran final Piala Eropa 2020. Pasalnya, di posisi kedua dan ketiga, Jerman dan Irlandia Utara mengantongi jumlah poin yang sama.

Belanda berhak menempati peringkat teratas lantaran unggul jumlah selisih gol head to head dengan Jerman dan Irlandia Utara. Perjuangan Belanda pun belum berakhir. The Flying Dutchman harus bisa mendapatkan poin penuh kala melawat ke markas Belarusia di Stadion Dinamo, Minsk, Ahad (13/10) waktu setempat, guna menjauh dari kejaran Jerman dan Irlandia Utara.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA