Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Presiden FIFA Dukung Duo Milan Bangun Stadion Baru

Jumat 11 Okt 2019 15:02 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto

Gianni Infantino

Gianni Infantino

Foto: EPA/Walter Bieri
Infantino berkaca dari Stadion Wembley yang menjadi lebih ikonik setelah direnovasi.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Presiden FIFA Gianni Infantino buka suara terkait rencana dua tim asal kota Milano, AC Milan dan Inter Milan, membangun stadion baru. Infantino mengaku sangat setuju dengan langkah kedua kesebelasan top di Italia tersebut.

"Anda harus menganalisis situasinya dengan cermat," ujar Infantino kepada media di Festival dello Sport dilansir Football Italia, Jumat (11/10).

Baik Milan dan Inter sudah sama-sama sepakat membangun markas baru, yang berlokasi di sekitar kandang lama, Stadion San Siro. Nantinya, kapasitas penonton akan sedikit dipangkas dari yang semula memiliki 60 ribu kursi.

Sayang, rencana dan tujuan Milan serta Inter mendapat respon negatif dari penduduk sekitar. Warga menilai proyek pembangunan stadion baru hanya untuk kepentingan komersil dan mengikis ruang hijau terbuka yang sebelumnya ada di sekitar stadion.

Warga lebih menyukai kedua tim melakukan renovasi ulang San Siro atau Giuseppe Meazza lantaran stadion tersebut memiliki nilai historis yang panjang, serta sudah menjadi simbol bagi Kota Milano.

Lebih lanjut, Infantino berpendapat jika peremajaan di San Siro sangat diperlukan. Hal itu berkaca dari Stadion Wembley yang menjadi lebih ikonik setelah direnovasi. "Jika Anda mengesampingkan nostalgia dan kenangan Kota Milan, maka dua klub yang sangat penting seperti Inter dan Milan pantas mendapatkan salah satu stadion paling indah di Eropa," sambung pria berkewarganegaraan Italia.

Sebelumnya pada September lalu, kedua klub telah menunjukkan desain calon stadion baru  yang akan diberi nama Nuovo Stadio Milano. Desain stadion itu dirancang oleh dua perusahaan arsitek ternama dunia yakni Papulous dan Manica-CMR.

Tema desain Manica adalah Sportium. Sportium mencakup gedung pencakar langit berbahan kaca yang menutupi sebagian besar stadion. Sedangkan, konsep desain Populous dinamai The Cathedral. Alih-alih membiarkan stadion tertutup layaknya konsep desain Manica, Papulous justru menghadirkan desain yang sangat terbuka. Kabarnya, Populous terinspirasi dari Duomo yang merupakan salah satu tempat bersejarah di Kota Milan.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA