Kamis, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Kamis, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Ini Pemain Bola Terbaik Sepanjang Masa Menurut Mourinho

Ahad 13 Okt 2019 01:12 WIB

Red: Bayu Hermawan

Jose Mourinho

Jose Mourinho

Foto: AP/Dave Thompson
Mourinho tidak memilih diantara Messi dan Cristiano Ronaldo sebagai pemain terbaik.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Jose Mourinho mengungkap siapa pemain paling hebat menurutnya. The Spesial One menyebut pemain terbesar sepanjang masa menurutnya bukanlah Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo.

Menurut Mourinho, pemain terbesar sepanjang masa adalah Ronaldo Nazario de Lima. Di matanya,  Ronaldo Nazario memiliki bakat dan keterampilan luar biasa sepanjang masa dalam lingkup atmosfer sepak bola.

"Ronaldo (Nazario) berjuluk El Fenomeno, Cristiano Ronaldo dan Leo Messi memiliki karir lebih lama," katanya kepada LiveScore, sebagaimana dikutip laman Marca.

"Mereka (Cristiano Ronaldo Messi) tetap berada di puncak selama 15 tahun. Hanya saja, jika kita berbicara mengenai pemain yang memiliki bakat dan keterampilan, tidak ada pemain yang sehebat Ronaldo Nazario," ujarnya.

Mourinho mengungkapkan kenangannya ketika melihat Ronaldo memperkuat Barcelona. Mou menyebut Ronaldo Nazario adalah pemain terbaik yang pernah dilihatnya di atas lapangan hijau.

Mourinho juga yakin bahwa superstar berkebangsaan Brasil itu bisa lebih baik jika saja ia tidak terkendala cedera. "Cedera kerapkali mengakhiri karier pemain yang bisa berkembang pesat dan hebat di masa depan. Akan tetapi, bakat yang ia miliki saat ia berusia 19 tahun sungguh luar biasa," katanya.

Seperti diketahui, Ronaldo Nazario mengawali karir di klub liga Brasil Cruzeiro. Selama berkarir di kompetisi sepak bola Eropa, Ronaldo pernah membela PSV Eindhoven, Barcelona, Inter Milan, Real Madrid dan AC Milan. Ronaldo menutup karirnya di Corinthians. Selama berkarir, Ronaldo pernah merasakan dua kali mengangkat trofi Piala Dunia bersama timnas Brasil pada tahun 1994 dan 2002. Ronaldo juga membantu Brasil memenangkan trofi Copa America pada tahun 1997 dan 1999, serta trofi FIFA Confederation pada tahun 1997.


Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA