Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Cech Wujudkan Mimpi Masa Kecil Main Hoki Es

Senin 14 Oct 2019 18:00 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Israr Itah

Petr Cech

Petr Cech

Foto: EPA-EFE/NEIL HALL
Cech dikontrak Phoenix yang bermain di National Ice Hockey League South 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan kiper Arsenal dan Chelsea Peter Cech mengatakan, debut sebagai pemain hoki es bersama Guildford Phoenix merupakan impian masa kecilnya yang menjadi nyata. Cech dikontrak Phoenix yang bermain di National Ice Hockey League South 2, kompetisi divisi dua hoki es di Inggris, setelah pensiun dari lapangan hijau.

Baca Juga

Cech melakoni debutnya saat Phoenix berhadapan dengan Swindon Wildcats pada Ahad (13/10). Di klub tersebut posisinya sama dengan saat bermain sepak bola yaitu penjaga gawang. Cech kiper top dunia yang memenangkan banyak trofi bersama Arsenal dan Chelsea.

"Ini semacam mimpi masa kecil untuk datang dan memainkan satu pertandingan, yang telah [sekarang] terjadi," kata Cech, dilansir dari Sky Sports, Senin (14/10).

Debutnya rupanya menarik perhatian banyak orang. Dalam laga pertamanya yang berlangsung di Guildford Spectrum, 900 orang menyaksikan mantan pemain Arsenal itu. Jumlah penonton itu di luar dugaan. Cech mendapatkan dukungan dari mantan rekannya di Chelsea sebelum debutnya yaitu Didier Drogba dan John Terry melalui SMS.

Pemain 37 tahun itu berharap bisa sukses di olahraga yang baru ditekuninya itu. Dia juga memiliki pesan kepada generasi muda bahwa jika memiliki impian, maka harus diperjuangkan agar impian tersebut terwujud.

Itu dilakukan Cech selama berkarier di sepak bola dimana dia bekerja keras mencapai tujuannya. Hasilnya pun menjadi kenyataan dengan berbagai prestasi yang didapatkannya. Dia yakin perjuangan akan menghasilkan sesuatu yang baik juga.

Cech yang mengenakan helm custom-made yang membawa warna-warna bekas klub Arsenal dan Chelsea, mengakui dia ingin menjadi pemain hoki es sejak usia anak-anak. Namun keluarganya waktu itu tidak mampu membelikan peralatan. Rahmat Fajar

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA