Minggu, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Minggu, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Stefano Lilipaly Jadikan AFF 2016 Motivasi Taklukkan Vietnam

Senin 14 Okt 2019 22:27 WIB

Red: Israr Itah

Pemain timnas Indonesia Stefano Lilipaly bersama rekan setimnya mengikuti sesi latihan resmi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Pemain timnas Indonesia Stefano Lilipaly bersama rekan setimnya mengikuti sesi latihan resmi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Indonesia akan menjamu Vietnam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

REPUBLIKA.CO.ID, SANUR -- Gelandang serang tim nasional Indonesia Stefano Lilipaly menjadikan Piala AFF 2016 sebagai motivasi untuk menaklukkan Vietnam dalam laga lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, Selasa (15/10). Indonesia akan menjamu Vietnam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Baca Juga

“Ketika itu, kami berhasil menaklukkan Vietnam di laga yang tidak mudah, karena kedua tim sama-sama ingin menang,” ujar Lilipaly dalam konferensi pers sebelum laga kontra Vietnam di Sanur, Bali, Senin (14/10).

Pertandingan Indonesia versus Vietnam tersaji oada semifinal Piala AFF 2016. Pada leg pertama yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Indonesia unggul 2-1.

Di leg kedua yang berlangsung di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Indonesia harus melewati babak tambahan setelah di waktu normal 2x45 menit Vietnam unggul 2-1. Dalam waktu ekstra itulah Indonesia berhasil melesakkan gol penyama kedudukan melalui penalti Manahati Lestusen. Skor imbang 2-2 membuat Indonesia melaju ke final.

“Saat itu Vietnam juga tim yang berkualitas baik, tetapi kami berhasil mencuri gol kemenangan,” tutur Lilipaly.

Pemain berusia 29 tahun itu pun berharap semangat serupa dapat ditunjukkan Indonesia kala bersua Vietnam  pada Selasa mulai pukul 18.30 WIB. Kemenangan dari laga itu sangat dibutuhkan Indonesia agar peluang untuk lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 dapat terus menyala. Sebab, saat ini skuat berjuluk Garuda berada di peringkat terakhir atau kelima klasemen Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia dengan nol poin dari tiga laga.

“Semoga kami bisa bangkit dan meraih kemenangan pertama di kualifikasi ini. Apalagi kami bermain di rumah sendiri,” kata pemain yang akrab disapa Fano itu.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA